INDUSTRY.co.id -

Jawa Timur - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Bondowoso. Akses keuangan merupakan elemen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di daerah.

Wimboh Santoso, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuturkan, akses keuangan yang terbuka dan dapat dimanfaatkan bagi seluruh masyarakat menjadi elemen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya di daerah.

"Tersedianya akses layanan jasa keuangan akan sangat membantu masyarakat dalam mendorong peningkatan potensi pendapatan, pengelolaan risiko, serta melakukan upaya untuk dapat keluar dari kemiskinan," katanya di Jakarta, Selasa (28/8/2018).

Ia bilang kemudahan akses keuangan diharapkan mampu menjawab kebutuhan akan pendanaan atau permodalan untuk sektor produktif dan pengembangan UMKM di daerah. Berbagai langkah inisiatif strategis telah OJK lakukan bersama Pemerintah dalam rangka mendukung program perluasan akses keuangan di Indonesia. Salah satu upaya OJK dituangkan dalam Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).Kondisi akses keuangan yang belum inklusif.

Melalui upaya dan komitmen bersama, kami patut bersyukur bahwa berdasarkan data Global Findex Bank Dunia tahun 2017, tingkat indeks inklusi keuangan Indonesia tercatat sebesar 49%, meningkat dari periode sebelumnya yang hanya tercatat sebesar 36%.

"Namun, kita juga harus menyadari angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan dengan capaian indeks inklusi keuangan negara ASEAN lainnya seperti Thailand, Malaysia dan Singapura. Oleh karena itu, inklusi keuangan (financial inclusion) menjadi penting dan sangat diperlukan. OJK mendorrong optimalisasi program inklusi keuangan," katanya.