INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 0,76% atau 45 poin ke posisi 6.014 pada akhir sesi pertama perdagangan Senin (27/08/2018) dibandingkan posisi pada akhir pekan lalu di level 5.968.

Advertisement

Penguatan indeks itu ditopang oleh kenaikan harga 231 saham. Selain itu, ada 124 saham mengalami penurunan harga, 125 saham stagnan dan 173 saham tidak ditransaksikan. Pada sesi pertama perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 5.993-6.018.

Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp3,79 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp2,88 trilliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp909,13 miliar dan di Pasar Tunai sebesar Rp83,74 juta.

Advertisement

Total volume perdagangan tercatat sebanyak 47,68 juta lot saham, hasil dari 189.312 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih senilai Rp107,97 miliar dengan volume pembelian bersih sebanyak 462.237 lot saham.

Sebanyak delapan dari sembilan indeks sektoral BEI menguat. Indeks sektor infrastruktur mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 2,68% atau 26,52 poin ke posisi 1.016. Kemudian diikuti oleh indeks sektor industri dasar dan indeks sektor aneka industri yang masing-masing naik 1,61% dan 1,45%.

Advertisement

Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan tertinggi dan menjadi top gainers adalah SMGR yang harganya naik 7,43% atau Rp650 menjadi Rp9.400 per unit, INTP yang harganya meningkat 5,61% atau Rp925 menjadi Rp17.425 per unit dan LPPF yang harganya terangkat 4,25% atau Rp275 menjadi Rp6.750 per unit.

Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah SCMA yang harganya susut 1,42% atau Rp30 menjadi Rp2.080 per unit, MNCN yang harganya turun 1,04% atau Rp10 menjadi Rp955 per unit dan BBCA yang harganya tergerus 0,8% atau Rp200 menjadi Rp24.875 per unit. (Abraham Sihombing)

Advertisement