INDUSTRY.co.id - Jakarta -Diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung mixed tertekan diawal pekan dengan rentan pergerakan 5902-6010. Saham-saham yang masih dapat diperhatikan diantaranya ANTM, ELSA, LPCK, PTPP, BBTN, ADHI.

Advertisement

"Pergerakan IHSG secara teknikal tertahan pada level MA20 dengan membentuk pola bearish harami dengan indikator stochastic berindikasi dead-cross pada area overbought. Meskipun peluang pengujian level psikologis 6000 masih cukup besar namun signal tekanan menghantui setelah tertahan pada MA20," kata analis Reliance Sekuritas Indonesia di Jakarta, Senin (27/8/2018).

IHSG (-0.24%) ditutup melemah 14.23 poin dilevel 5968.75 seiring saham-saham sektor industri dasar (-0.87%) dan sektor konsumer (-0.81%) memimpin pelemahan setelah pada perdagangan sebelumnya menguat cukup optimis. Bank Indonesia menegaskan akan lebih berupaya mengendalikan Inflasi berada dikisaran level 3,5% - 4% hingga 2018-2019. Melemahnya rupiah hingga menyentuh level 14662 diakhir pekan ini mempengaruhi tekanan IHSG hingga ditutup melemah. Investor asing pun terlihat diambang jual dan beli pada hari ini dengan hanya tercatat net buy 28.97 miliar rupiah.

Advertisement

Bursa saham Eropa dibuka mayoritas optimis pada zona hijau. Indeks Eurostoxx (+0.37%), FTSE (+0.21%) dan DAX (+0.22%) dibuka menguat. Pertumbuhan ekonomi di Jerman cukup solid hingga mampu mendorong penguatan EURO kelevel lebih tinggi diakhir pekan. Harga minyak mentah WTI pun menguat menuju kenaikan mingguan pertama sejak 2 bulan setelah prospek pengetatan pasokan dari AS ke Iran

Mengakhiri pekan Ekuitas Asia ditutup mixed. Indeks Nikkei (+0.85%), TOPIX (+0.65%), KOPSI (+0.46%) dan CSI (+0.16%) ditutup menguat sedangkan HangSeng (-0.43%) dan IHSG (-0.24%) ditutup melemah ditengah negosiasi perdagangan China-AS yang tidak menghasilkan titik tengah. Investor masih akan menunggu hasil pertemuan Jerom Powell diakhir pekan mengenai prospek suku bunga di AS..

Advertisement