INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pemerintah Indonesia menetapkan tanggap darurat atas gempa bumi di Nusa Tenggara Barat dan Bali berlangsung selama tiga pekan, kata Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Pemerintah berjanji segera merehabilitasi semua itu, tapi terlebih dulu ada tanggap darurat selama dua hingga tiga minggu, dan kita semua, BNPB sudah terjun, TNI juga," kata Wapres JK usai menghadiri Rapat Pleno Dewan Pertimbangan MUI di Jakarta, Senin (6/8/2018)

 
Wapres Kalla juga menyampaikan ungkapan bela sungkawa kepada para korban dan masyarakat sekitar yang terkena dampak langsung dari bencana tersebut.

"Kita semua mengucapkan bela sungkawa, simpati kepada korban bencana alam gempa di NTB, khususnya di Lombok Utara. Semoga arwah para korban meninggal diterima Allah SWT," katanya.

Gempa bumi berkekuatan 7.0 pada Skala Richter mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu (5/8) pukul 18.46 WIB dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami.

Episenter gempa bumi berada di 8.37 Lintang Selatan,116.48 Bujur Timur dengan kedalaman 15 kilometer. Kerusakan yang terjadi akibat gempa tersebut dirasakan oleh masyarakat di sekitar NTB dan Bali.