INDUSTRY.co.id -Jakarta - Diperkirakan IHSG akan menguat terbatas diawal pekan dengan rentan pergerakan AKRA, INCO, ADRO, INKP, SMSM.

Advertisement


"Indikator stochastic bergerak bullish pada area overbought sehingga memberikan signal penguatan yang terbatas dan cenderung tertekan meskipun demikian indikator RSI masih berpeluang pada momentum bullish menuju level area jenuh beli," kata Lanjar Nafi, analis Reliance Sekuritas Indonesia di Jakarta, Senin (30/7/2018).

Ia katakan, pergerakan IHSG terkonfirmasi break out upper bollinger bands secara teknikal. Sehingga peluang penguatan kembali berpeluang hingga level optimis menguji resistance Moving Average 200 hari.

Advertisement

Mengakhiri pekan, Ekuitas Asia ditutup kembali bervariasi. Indeks Nikkei (+0.56%), TOPIX (+0.57%), Hangseng (+0.08%) dan KOPSI (+0.26%) menguat sedangkan CSI (-0.42%) tertekan. Investor di Jepang terfokus pada intensifitas program stimulus BOJ yang pada imbal hasil 10 tahun perdagangan terakhir.

IHSG (+0.73%) ditutup menguat 43 poin kelevel 5989.14 dengan Indeks Aneka industri (+3.66%) dan Pertambangan (+1.93%) memimpin penguatan. Investor asing tercatat net buy 122.49 Miliar rupiah dengan saham PTBA, BBRI dan ASII menjadi top net buy value. Pada pekan ini Investor tercatat net buy mingguan sebesar 1 Triliun rupiah dengan posisi rupiah 14417 per USD.

Advertisement

Bursa Eropa dibuka menguat diakhir pekan. Eurostoxx (+0.43%), FTSE (+0.53%) dan DAX (+0.40%) menguat optimis seakan investor merespon positif genjatan senjata mengenai tarif transatlantik antara Eropa dan AS. Indeks harga import german mengalami penurunan meskipun masih d iatas ekspektasi.

 

Advertisement