INDUSTRY.co.id - Jakarta - Bulls emas terbantu untuk sementara karena Dolar melemah di hari Selasa. Harga emas memantul menuju $1226 saat laporan ini dituliskan.
"Emas dapat menguat di jangka pendek jika Dolar terus melemah, namun prospek emas di jangka menengah hingga panjang tetap cenderung menurun," kata Lukman Otunuga, Research Analyst FXTM di Jakarta, Kamis (26/7/2018).
Menurutnya, ekspektasi pasar mengenai kenaikan suku bunga Federal Reserve secara bertahap dapat mengurangi ketertarikan investor pada logam mulia ini, dan Dolar yang menguat secara umum dapat mengancam kenaikan harga emas. Faktor-faktor penggerak fundamental di balik apresiasi Dolar dalam beberapa bulan terakhir masih terus berlanjut, sehingga emas sepertinya masih harus tertekan.
Kata dia, aspek teknikal tetap sangat bearish di grafik harian dan formasi death cross menjadi peringatan nyata bagi investor. Secara konsisten ditemukan level terendah lebih rendah (LL) serta level tertinggi yang lebih rendah (HL) saat MACD mengarah ke bawah. Jika Dolar melemah maka harga emas dapat terangkat menuju $1234 dan mungkin $1245.
"Walau begitu, bears dapat memanfaatkan pantulan untuk mengantarkan harga kembali menuju $1213. Sebaliknya, breakdown tegas di bawah $1213 dapat membuka jalan menuju level psikologis $1200," katanya.