INDUSTRY.co.id, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengaku tetap optimistis, meski suku bunga perbankan dalam negeri sulit diturunkan ke arah single digit.
Kegiatan ekspansi pengusaha akan tetap berjalan ditopang penguatan konsumsi dalam negeri, meski Bank Sentral Amerika akan menaikkan suku bunga acuannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi negeri paman sam.
Kebijakan Amerika Serikat tersebut dipercaya akan membuat Bank Indonesia akan sulit menurunkan suku bunga acuan dalam negeri (7-days Repo Rate).
Harus ada optimisme yang tinggi bahwa roda ekonomi akan terus bergerak. Tapi memang harus hati-hati, jangan sampai stok melebihi cash flow. Ini harus dikelola dengan sangat baik.
"Pemerintah mampu mendorong konsumsi masyarakat. Salah satu caranya ialah dengan mengurangi impor sehingga anggarannya dapat digunakan untuk peningkatan nilai konsumsi masyarakat" terang Ketua Umum APINDO, Haryadi Sukamdani pada saat acara HUT 46 APINDO di Jakarta (3/2/2017).
"Masyarakat bisa masuk ke sektor formal, uang yang digunakan untuk impor alihkan untuk menggerakkan ekonomi dalam negeri," tambahnya.(iaf)