INDUSTRY.co.id, Jakarta - Memasuki tahun kesembilan, Dieng Culture Festival (DCF) siap digelar kembali pada tanggal 3 hingga 5 Agustus 2018 yang berlokasi di Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. 

Advertisement

Selama penyelenggaraan tiga hari, ada 16 sub event yang ditampilkan seperti Festival Caping dan Bunga, Ragam Pertunjukan Seni Tradisional, juga Kongkow Budaya. Ada juga Festival Kembang Api, Festival Tumpeng, Kirab Budaya, Festival Lampion, hingga Pameran Produk Kreatif UKM dan Kuliner.  Selama pelaksaan DCF ditargetkan sebanyak 100 ribu kunjungan wisatawan

Menurut Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata I Gde Pitana, DCF-9 menjadi motor penarik kunjungan wisatawan. “DCF-9 tetap daya tarik dan fenomena pariwisata terbaik saat ini. Eventnya dikemas dengan sangat luar biasa. Eksotisme Dataran Tinggi Dieng akan dieksplore melalui festival ini. Dengan eksotisnya Dieng, festival ini akan menarik kunjungan wisatawan dalam jumlah besar,” ungkap Pitana, dikutip dari facebook kemenpar. 

Advertisement

Konsep yang ditawarkan diantaranya Sendra Tari Rambut Gembel, Jamasan Rambut Gembel, hingga Prosesi Ruwatan Cukur Gembel.

“Festival ini jangan sampai terlewatkan begitu saja. Hiburan yang ditawarkan menarik. Dieng familiar dengan cerita rambut gembelnya. Belum lagi keunikan lain yang ditawarkan,” terangnya.

Advertisement

Selain itu, Senandung Negeri di Atas Awan dan Jazz di Atas Awan digulirkan. Dikemas sangat unik, live music Jazz di Atas Awan memberikan experience luar biasa. Nikmatnya alunan jazz menyatu dengan vibrasi alam Dieng yang eksotis dan sejuk menyegarkan. Lebih spesial, Jazz di Atas Awan selalu memberi kejutan dengan penampilan musisi besar. Tahun lalu, Katon Bagaskara dan Anji tampil di sini.

“DCF-9 adalah cara terbaik menikmati eksotisnya destinasi Dataran Tinggi Dieng. Pokoknya event ini jangan sampai terlewatkan. Apalagi, saat ini sudah banyak wisatawan yang mulai mengatur liburannya ke sana,” imbuhnya.

Advertisement