INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 1,97% atau 112 poin ke posisi 5.807 pada akhir perdagangan Senin (09/07/2018) dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu di level 5.694.
Kenaikan IHSG pada perdagangan kemarin ditopang oleh kenaikan harga 295 saham, terutama-saham-saham sektor keuangan. Selain itu, ada 118 saham mengalami penurunan harga, 115 stagnan dan 117 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp7,33 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler sebesar Rp5,17 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp2,16 triliun dan di Pasar Tunai bernilai Rp371.300.
Total volume transaksi tercatat sebanyak 95,81 juta lot saham, hasil dari 362.032 kali transaksi. Investor asing membukukan pembelian saham bersih bernilai Rp485,03 miliar dengan volume pembelian bersih sebanyak 9,02 juta lot saham.
Seluruh indeks sektoral BEI ditutup menguat. Indeks sektor keuangan mengalami kenaikan tertinggi, yaitu sebesar 3,32% atau 32,65 poin ke posisi 1.015. Kemudian diikuti oleh indeks sektor infrastruktur dan indeks sektor industri dasar yang masing-masing naik 2,58% dan 2,47%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami kenaikan harga dan menjadi top gainers adalah BBRN yang harganya naik 8,37% atau Rp180 menjadi Rp2.330 per unit, EXCL yang harganya terangkat 6,94% atau Rp170 menjadi Rp2.620 per unit dan PTPP yang harganya meningkat 6,86% atau Rp140 menjadi Rp2.180 per unit.
Adapun saham-saham LQ45 yang menjadi top losers adalah UNTR yang harganya turun 2,9% atau Rp975 menjadi Rp32.600 per unit, LPPF yang harganya tergerus 2,59% atau Rp225 menjadi Rp8.850 per unit dan MNCN yang harganya susut 1,65% atau Rp15 menjadi Rp895 per unit. (Abraham Sihombing)