INDUSTRY.co.id, Jakarta Selaku perusahaan BUMN,  PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) diharapkan mampu mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya saat melakukan kunjungan kerja untuk meninjau pembangunan di KEK Mandalika, Lombok.

Advertisement

Menpar Arief meminta UMKM di KEK Mandalika diberdayakan, salah satunya dengan pemberian modal, untuk mendukung Mandalika menjadi destinasi kelas dunia. “Kita harapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan pariwisata akan lebih cepat tumbuh dan berkembang," kata Menpar Arief melalui siaran persnya yang diterima Industry.co.id, Jumat (6/7/2018).

Selain meninjau kios-kios UMKM di Mandalika, Menpar juga berkomitmen untuk memfasilitasi para pedagang untuk mendapatkan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat khusus pariwisata dari sejumlah bank BUMN. Kawasan bisnis UMKM ini nantinya akan diberi nama The Bazaar Mandalika yang menjual berbagai produk UMKM sebagai bentuk tanggungjawab sosial terhadap warga sekitar khususnya.

Advertisement

Kunjungan kali ini merupakan kelanjutan dari kunjungan  kerja (kunker)sebelumnya pada 17 November 2017 saat Menpar meninjau perkembangan pembangunan UMKM ITDC atas arahan Presiden agar Destinasi Wisata memiliki fasilitas untuk menampung UMKM yang layak dan berkualitas.

Selain itu, Menpar Arief juga mengunjungi Pasar Pancingan yang terletak di Desa Bilebante Kabupaten Lombok Tengah. Dalam kunjungan ke Destinasi Digital pertama kali ini, Menpar berkeliling serta berinteraksi dengan para pedagang dan para pengunjung pasar Pancingan.

Advertisement

Dalam sambutannya, Menpar menyampaikan apresiasi kepada Pasar Pancingan yang sudah berlangsung ke-26 kali dimana eksistensinya telah meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bilebante. Menpar juga menjanjikan akan mendukung penuh penyaluran Kredit Usaha Rakyat dan Kredit Usaha Perbankan bagi para pedagang yang memiliki usaha di bidang pariwisata.

Advertisement