INDUSTRY.co.id - Jakarta-Diperkirakan IHSG akan berada di kisaran support 5795-5811 dan resisten 5826-5838. Pergerakan IHSG yang kembali melemah membuat pelaku pasar khawatir dan tambah panik akan berlanjutnya pelemahan.

Advertisement

Reza Priyambada, analis Binaartha Institutional Research menyebutkan, dari sisi volume tercatat volume jual terjadi penurunan sehingga diharapkan terdapat peluang untuk terjadinya rebound. Cenderung positifnya laju bursa saham global dan laju Rupiah yang mulai menguat diharapkan dapat memberikan sentimen positif pada IHSG.

“Namun demikian, tetap mewaspadai terhadap sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah,” katanya di Jakarta, Senin (25/6/2018).

Advertisement

Kemarin, pergerakan IHSG masih dalam tren pelemahannya seiring masih adanya aksi jual dari pelaku pasar. Belum beranjaknya sentimen negatif dari global yang diikuti dengan kenaikan tipis Rupiah yang diimbangi dengan masih tercatatnya aksi jual asing turut membuat IHSG masih berkubang di zona merah. Bahkan adanya pengumuman Direksi baru untuk Bursa Efek Indonesia, belum cukup kuat mengangkat IHSG. Di sisi lain, masih adanya sentimen dari rencana kenaikan suku bunga acuan BI turut menahan potensi kenaikan IHSG.

Asing mencatatkan nett sell Rp 969,62 miliar dari sebelumnya nett sell Rp 833,79 miliar.

Advertisement

Ia menyodorkan saham-saham pilihan:

BBCA Maintain buy selama dapat bertahan di atas 21850. Support 21750-21850 Resisten 22100-22325

Advertisement

ICBP Maintain buy selama bertahan di atas 8275. Support 8175-8275 Resisten 8575-8675

ERAA Trading buy selama dapat bertahan di atas 2950. Support 2940-2950 Resisten 3050-3060

TKIM Trading buy selama dapat bertahan di atas 17875. Support 17775-17875 Resisten 18375-18475

TPIA Trading buy selama dapat bertahan di atas 5125. Support 5050-5125 Resisten 5350-5450