INDUSTRY.co.id - Jakarta- Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daetah (kPPOD) melakukan diskusi dalam rangka pengumuman peringkat Tata Kelola Ekonomi Daerah (TKED).
Acara diskusi ini memaparkan mengenai hasil survei pemeringkatan 32 provinsi yang ada di Indonesia.
Koordinator peneliti kppod boedi rheza mengatakan,"Tata kelola harus mulai ditingkatkan untuk membangun daya saing daerah dan pembentukan iklim investasi yang kondusif" terang Koordinator Peneliti KPPOD, Boedi Rheza pada saat acara media breafing 'Tata Kelola Ekonomi Daerah 2016' di Jakarta (31/1/2017).
Boedi menambahkan, Dari hasil survey yang dilakukan di 32 provinsi dari sektor profil daerah, peringkat tertinggi diduduki oleh Pontianak dengan hasil TKED 79,29.
Pontianak menduduki peringkat terbaik dalam sub indeks infrastruktur, kapasitas integrasi kepala daerah, biaya transaksi, serta keamanan dan resolusi konflik.
Struktur ekonomi di kota Pontianak didominasi oleh sektor usaha industri pengolahan, konstruksi, perdagangan besar dan eceran.
Dari total usia produktif, sebanyak 59,242% penduduk kota pontianak termasuk angkatan kerja. Sementara angka pengangguran berada pada kisaran 7,05% dalam tiga tahun terakhir.
Selain itu kota pontianak juga telah mendapatkan penghargaan indonesia's attractiveness award 2016 berdasarkan penilaian empat dimensi yakni investasi, infrastruktur, pariwisata dan pelayanan publik.