INDUSTRY.co.id, Alam Sutera - Kementerian Perdagangan mengapresiasi langkah peritel asal Swedia, IKEA membuka peluang UKM di Indonesia untuk menjadi pemasok di 389 toko IKEA yang tersebar di 48 negara. Hal tersebut dituangkan dalam kesepakatan kerja sama dengan mitra binaan UKM, Yayasan Dharma Bhakti Astra.

“Ini peluang besar bagi perluasan pemasaran dan jaringan usaha bagi UKM di Indonesia. Minimal sebagai langkah awal untuk kelak bisa go internasional,” kata Sekretaris Kementerian Perdagangan, Srie Agustina dalam menyaksikan MoU antara IKEA dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra, di store IKEA Alam Sutera, Senin (30/1/2017).

Kata Srie, saat ini produk buatan Indonesia menempati 8% dari produk IKEA di seluruh dunia, dan telah diterima pasar internasional melalui global supply chain IKEA yang diekspor ke hampir 400 toko IKEA di 48 negara sejak 20 tahun yang lalu, jauh sebelum IKEA membuka toko pertamanya di Indonesia pada oktober 2014.

General Manager IKEA Indonesia, Mark Magee mengatakan, “kami senang bahwa Indonesia telah menjadi pemasok IKEA selama lebih dari 20 tahun. Selain itu, banyak produk buatan Indonesia yang di desain dengan standar khusus kualitas IKEA Swedia, di jual di toko-toko IKEA di seluruh dunia,” ujarnya

Lanjutnya, dalam kerja sama ini IKEA menyediakan tempat khusus bagi UKM binaan YDBA. Sepanjang 2017, tempat yang disebut ‘Teras Indonesia’ akan digunakan untuk melakukan kegiatan pameran ataupun berjualan, pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu.

Produk yang ditampilkan peserta pameran akan mengikuti tema toko IKEA setiap bulannya.

“Dengan kerja sama ini IKEA akan menularkan ilmu dan pengalamannya kepada UKM binaan YDBA agar dapat naik kelas menjadi produsen kelas dunia,” sebutnya.