INDUSTRY.co.id - Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 1,85% atau 114 poin ke posisi 5.993 pada akhir perdagangan Jumat (08/06/2018) dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya di level 6.106.
Pelemahan indeks di hari perdagangan terakhir sebelum memasuki liburan panjang Lebaran 2018 ini disebabkan oleh penurunan harga 282 saham, terutama saham-saham sektor keuangan. Di samping itu, terdapat pula kenaikan harga 127 saham, 111 saham stagnan dan 117 saham tidak ditransaksikan sama sekali.
Total nilai perdagangan di seluruh segmen pasar BEI mencapai Rp11,35 triliun. Itu terdiri dari nilai perdagangan di Pasar Reguler senilai Rp9,38 triliun, di Pasar Negosiasi senilai Rp1,97 triliun dan di Pasar Tunai sebesar Rp452,59 juta.
Total volume perdagangan mencapai sebanyak 83,43 juta lot saham, hasil dari 447.451 kali transaksi. Investor asing membukukan penjualan saham bersih senilai Rp2,45 triliun dengan volume penjualan bersih sebanyak 5,15 juta lot saham.
Seluruh indeks sektoral BEI melemah. Indeks sektor keuangan mengalami penurunan terdalam, yaitu sebesar 3,03% atau 33,11 poin ke posisi 1.059. Kemudian diikuti oleh indeks sektor infrastruktur dan indeks sektor konsumer yang masing-masing tergerus 2,45% dan 1,61%.
Saham-saham LQ45 yang mengalami penurunan harga terdalam dan menjadi top losers adalah KLBF yang harganya tergerus 7,17% atau Rp105 menjadi Rp1.360 per unit, BMRI yang harganya turun 5,76% atau Rp425 menjadi Rp6.950 per unit dan PGAS yang terpangkas 5,45% atau Rp120 menjadi Rp2.080 per unit.
Saham-saham LQ45 yang menjadi top gainers adalah TPIA yang harganya terangkat Rp5,45% atau Rp300 menjadi Rp5.800 per unit, PTBA yang harganya naik 3,3% atau Rp130 menjadi Rp4.070 per unit dan EXCL yang harganya meningkat 2,73% atau Rp70 menjadi Rp2.630 per unit. (Abraham Sihombing)