INDUSTRY.co.id, Jakarta - Daya beli masyarakat diprediksi akan meningkat di tahun ini. Hal ini didorong oleh adanya kenaikan pada Upah Minimum Provinsi (UMP) dan juga adanya Tunjangan Hari Raya (THR) yang akan diterima oleh masyarakat.

Advertisement

"Saya kira tahun ini tentu ada peningkatan (daya beli masyarakat). Sebab kan kalau kita lihat UMP juga naik kemudian THR keluar juga bulan ini ya kan. Jadi kalau menurut saya kalau UMP naik THR juga pasti naik kan, jadi jumlahnya saya kira akan ada kenaikan, pendapatan dari mereka," kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Stefanus Ridwan, Rabu (30 /5/2018).

Stefanus mengatakan meski adanya peningkatan pada daya beli masyarakat, namun konsumsi masyarakat sendiri masih perlu dipertanyakan. Sebab, menurutnya perilaku masyarakat saat ini telah mengalami perubahan.

Advertisement

"Yang dipertanyakan adalah uangnya mau dibelanjain untuk beli apa? gitu saja. Soalnya sekarang ini kan mulai berubah gaya hidup orang-orang itu, belinya mungkin akan dipakai buat penginapan, jalan-jalan terus kalau mau misalnya ke mall juga pilih mallnya ada pengalaman yang menggembirakan gitu kan. Enggak cuma toko doang gitu," jelasnya.

Dengan demikian, kata Stefanus hal ini akan menjadi tugas berat bagi para pedagang di sejumlah pusat perbelanjaan, baik di daerah maupun pusat. Terlebih bagaimana caranya membuat konsumen itu dapat tertarik dengan apa yang diperdagangkan.

Advertisement

"Iya saya kira itu yang akan lihat trend-nya ke mana? Pebisnis harus pintar pintar nangkaplah trend-nya mau ke mana biar bisa memenuhi keinginan pembeli. Jadi pertanyaan adalah apakah yang bergerak di bidang jasa ritel itu bisa enggak menarik uang mereka untuk datangin ke mereka?" ungkap Stefanus.

Lebih jauh stefanus mengatakan, di pusat perbelanjaan sudah ada peningkatan pada konsumsi makanan. Bahkan dia memprediksi akan jauh lebih meningkat pada awal bulan Juni mendatang.

Advertisement

"Saya kira yang pasti itu makanan semua restoran penuh dan ngantre. Sekarang sudah ada meningkat, awal bulan pasti lebih meningkat, kalau makanan sih pasti jangan ditanya. Untuk pakaian saya kira akan ada puncaknya satu minggu sebelum lebaran lah, itu puncaknya semua sudah dapat THR. Saya kira awal bulan ini juga akan meledak gitu kan gajian THR diberikan sebelum tanggal 1 juni, tanggal 31-an perusahaan sudah mengeluarkan THR jadi pada saat itu uang banyak lah," pungkasnya.