INDUSTRY.co.id - Sampit- Pemudik yang hendak menggunakan kapal PT Pelni melalui Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, disarankan segera membeli tiket karena tiket sejumlah keberangkatan sudah habis terjual.

Advertisement

"Penumpang diharapkan berangkat lebih awal mumpung tiketnya masih tersedia. Tiket tanggal 7, 10, 13 dan 14 Juni sudah habis. Kami menjual tiket hanya sesuai jumlah maksimal kapasitas kapal. Tidak akan lebih," kata Kepala PT Pelni Cabang Sampit, Agus Suprijatno di Sampit, Selasa (29/5/2018)

Peningkatan penumpang arus mudik melalui Pelabuhan Sampit sudah terasa. Jika biasanya jumlah penumpang hanya berkisar 200 hingga 300 orang, kini sudah mencapai 700 orang dan diperkirakan akan terus bertambah.

Advertisement

Selasa siang, KM Kelimutu akan bertolak menuju Surabaya. Berdasarkan data pada Selasa pagi, jumlah tiket yang terjual sudah sebanyak 741 tiket dan diperkirakan bertambah karena penjualan tiket masih dibuka.

Menghadapi musim arus mudik dan balik lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah ini, PT Pelni mengoperasikan empat kapal yaitu KM Kelimutu, KM Binaiya, KM Leuser dan KM Egon. Total keberangkatan yang dilayani sebanyak sembilan call atau keberangkatan sejak H-15 dan enam keberangkatan saat arus balik hingga H+15 lebaran.

Advertisement

Agus menegaskan, pihaknya akan mengangkut penumpang sesuai kapasitas, ditambah dispensasi sesuai aturan Kementerian Perhubungan. Kapasitas KM Kelimutu, KM Binaiya dan KM Leuser sekitar 1.600 maksimal, sudah termasuk dispensasi, sedangkan kapasitas KM Egon maksimal 709 penumpang.

Tiket bisa dibeli langsung di kantor PT Pelni, melalui agen maupun menggunakan aplikasi online yang pembayarannya melalui bank. Saat ini sudah banyak calon penumpang yang membeli melalui aplikasi online.

Advertisement

"Zaman 'now' ini, calo tiket sudah tidak ada. Sekarang kami sangat ketat karena penumpang harus sesuai tanda pengenal. Penumpang harus melalui tiga kali pemeriksaan saat masuk terminal penumpang. Kalau tidak sesuai tanda pengenal, akan kami tolak," tegas Agus saat memantau di Pelabuhan Sampit.

PT Pelni bersama instansi lainnya akan membuka posko mulai H-15 hingga H+15 lebaran. Agus optimistis seluruh pemudik akan terangkut, terlebih jika banyak yang mudik lebih awal sehingga tidak sampai terjadi kepadatan penumpang.

Sementara itu, suasana Pelabuhan Sampit makin padat seiring terus meningkatnya jumlah penumpang. Selain kapal milik PT Pelni, pemudik juga bisa menggunakan kapal milik PT Dharma Lautan Utama dengan rute yang sama yakni Semarang dan Surabaya.

"Saya memilih mudik lebih awal agar tidak berdesakan. Kalau menjelang lebaran, biasanya kapal penuh sehingga kurang nyaman meski tidak sepadat dulu karena sekarang penumpang dibatasi," kata Adam, salah satu warga.

Suasana Pelabuhan Sampit akan makin padat karena penumpang keberangkatan kapal menjelang lebaran terisi penuh. Masyarakat berharap pemerintah menyiapkan tenda dan fasilitas lain seperti toilet agar calon penumpang yang menunggu di pelabuhan, tetap merasa nyaman.