Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Kebun Kelapa Sawit (Ist)
Kebun Kelapa Sawit (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan sehari sebelumnya di level RM2.477 per ton.

“Pada Selasa kemarin, harga CPO Malaysia tersebut bergerak pada kisaran RM2.451-2.485 per ton dibandingkan hari ini pada kisaran harga RM2.463-2.483 per ton,” ujar Arie Nurhadi, analis riset PT Monex Investindo Futures, di Jakarta, Rabu (23/05/2018).

Nurhadi mengemukakan, harga CPO Malaysia naik ke posisi tertingginya dalam kurun waktu enam pekan terakhrir pada Selasa kemarin. Harga CPO untuk kontrak pengiriman Agustus 2018 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 1,3% menjadi RM2.477 atau setara US$624,63 per ton.

“Itu adalah harga CPO tertinggi untuk transaksi penjualan kontrak dalam enam pekan terakhir ini,” tukas Nurhadi.

Nurhadi menjelaskan, kenaikan harga CPO Malaysia dalam beberapa hari terakhir ini juga dipengaruhi oleh peningkatan harga minyak mentah global. Pasalnya, komoditas kelapa sawit tersebut juga digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi bio-diesel.

“Karena itu, kenaikan harga CPO pada Selasa lalu lebih disebabkan oleh kecemasan terhadap berlanjutnya penurunan produksi minyak mentah Venezuela setelah pemilihan presiden yang dipersengketakan dan potensi sanksi yang dijatuhkan Amerika Serikat terhadap anggota OPEC tersebut,” papar Nurhadi.

Proyeksi penurunan produksi CPO pada Mei 2018 juga mendukung peningkatan harga kontrak penjualan komoditas sawit tersebut. Itu karena adanya rilis data produksi CPO yang dirilis oleh Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) yang menunjukkan produksi CPO Malaysia pada April 2018 turun 1% menjadi 1,56 juta ton dibandingkan pada bulan sebelumnya.

“Meski demikian, volume produksi CPO tersebut masih yang level tertinggi sejak 2015,” imbuh Nurhadi. (Abraham Sihombing)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Razer-Visa Sepakat Kembangkan Transformasi Pembayaran di Asia Tenggara

Selasa, 25 Juni 2019 - 15:18 WIB

Razer-Visa Sepakat Kembangkan Transformasi Pembayaran di Asia Tenggara

Razer™, brand gaya hidup terkemuka di dunia untuk para gamer, dan Visa, perusahaan pembayaran digital terdepan di dunia, telah mengumumkan kemitraan untuk pertama kalinya dalam rangka mengembangkan…

Jaringan Internet LinkedIn (Foto Ist)

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:29 WIB

Study LinkedIn: Adanya 3 Rising Skills di Indonesia yang Mempengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan  

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkanLaporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…

BMKG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:18 WIB

Fenomena Suhu Dingin di Wilayah Dieng

Menyikapi kondisi suhu dingin yang menyebabkan terjadinya fenomena embun beku di wilayah dataran tinggi Dieng dalam beberapa waktu belakangan ini, kejadian kondisi suhu dingin tersebut merupakan…

Rizal Ramli (dok RMOL)

Selasa, 25 Juni 2019 - 14:00 WIB

Rizal Ramli Pernah Ingatkan Presiden Jokowi Dampak Kebijakan Austerity Sri Mulyani

Ekonom senior DR. Rizal Ramli telah mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk menolak rencana Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam menerapkan kebijakan austerity atau pengetatan anggaran yang berdampak…

Rumah Mewah (Ist)

Selasa, 25 Juni 2019 - 13:10 WIB

Pemerintah Resmi Pangkas PPh Properti Mewah Jadi 1% dan Mobil di Atas Rp2 M jadi 5%

Pemerintah resmi menurunkan Pajak Penghasilan (PPh) atas penjualan rumah dan apartemen dengan harga di atas Rp30 miliar kendaraan bermotor dengan harga di atas Rp2 miliar menjadi 1 persen.