Optimasi Alsintan, Mentan : Solusi Permanen Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Pra Sejahtera

Oleh : Wiyanto | Selasa, 22 Mei 2018 - 21:50 WIB

Mentan Amran Andi Sulaiman mencoba traktor sawah.
Mentan Amran Andi Sulaiman mencoba traktor sawah.

INDUSTRY co.idBondowoso - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan, banyak manfaat yang diperoleh dari penggunaan alat mesin pertanian (alsintan)., salah satunya menekan biaya produksi.

"Menekan biaya produksi 40 persen. Yang biasa (biaya) panen manual Rp 2 juta per hektar,  dengan teknologi hanya Rp 1 juta," ujarnya saat meninjau lokasi optimalisasi pemanfaatan alsintan di Desa Tenggarang, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso, Jawa Timur, Selasa (22/5/2018).

Penyusutan hasil panen (losses) sebesar 10 persen pun bisa "ditarik kembali". Yang dulu sia-sia di lapangan, bisa kita ambil. Nilainya Rp 28 triliun," jelasnya.

Indeks Pertanaman pun akan meningkat. Soalnya, sejak olahan lahan hingga panen, waktunya lebih singkat. Dari hitungan hari menjadi jam. "Bisa tanam tiga kali dalam satu tahun. Artinya, peningkatan pendapatan petani bisa tiga kali lipat," katanya.

Alsintan ini pun mendorong generasi muda terjun ke sektor pertanian. Soalnya, mekanisasi pertanian mengubah pandangannya soal bertani. "Dulu petani (disebut) miskin, kumuh. Sekarang sejahtera," tegasnya.

"Dia bisa olah tanah, tanam, panen sambil telepon pacarnya. Ini mengubah mindset," lanjut Amran.

Apalagi, pendapatan dari jasa penyewaan alsintan cukup menggiurkan. Sekira Rp 3 juta - Rp 4 juta per hari. "Sebulan Rp 90 juta. Dua kali lipat dari gaji menteri. Pasti generasi muda mau," ucapnya yakin.

Dengan memaksimalkan inovasi, ungkap Amran, Indonesia bisa swasembada dan mengekspor sejumlah komoditas ke mancanegara. "Jadi, pertanian bisa menjadi solusi permanen untuk saudara-saudara kita yang masih prasejahtera," tutupnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto

Rabu, 11 Desember 2019 - 04:48 WIB

Pemerintah Terbitkan PP Nomor 80 Tahun 2019 untuk Dorong Perdagangan Produk Secara Daring

Jakarta-Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik

Prajurit TNI Ikut Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Kampung Sipias Papua

Rabu, 11 Desember 2019 - 04:30 WIB

Prajurit TNI Ikut Gotong Royong Bangun Rumah Warga di Kampung Sipias Papua

Sebagai wujud memaknai Hari Juang TNI AD yang akan diperingati tanggal 15 Desember 2019 mendatang, Prajurit TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang…

Irjen TNI Letjen TNI Muhamad Herindra, M.A.,M.Sc.

Rabu, 11 Desember 2019 - 04:00 WIB

Negara Sangat Menghargai Keberhasilan Satgas RDB TNI Konga XXXIX-A MONUSCO

Negara sangat menghargai keberhasilan pelaksanaan tugas para prajurit Satgas RDB TNI Konga XXXIX-A MONUSCO. Prajurit TNI tidak pernah meminta penghargaan tetapi apabila negara memberikan kehormatan…

Bakamla RI dan Kementerian Perindag Bahas Rencana Kerja Sama

Rabu, 11 Desember 2019 - 03:00 WIB

Bakamla RI dan Kementerian Perindag Bahas Rencana Kerja Sama

Sestama Bakamla RI Laksda Bakamla S. Irawan, M.M., melaksanakan Courtesy Call ke Kementerian Perindustrian dan Perdagangan di Alia Building, Jl. M.I. Ridwan Rais No. 05, RT.14/RW.2, Gambir,…

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto S.I.P.

Selasa, 10 Desember 2019 - 22:00 WIB

Panglima TNI : Prajurit Marinir Harus Siap Dengan Perubahan dan Beradaptasi Pada Tuntutan Zaman

Prajurit Marinir TNI AL harus siap mengikuti perubahan dan beradaptasi dengan tuntutan jaman dan jangan alergi terhadap perubahan serta selalu siap digerakkan sesuai dengan perintah pimpinan…