INDUSTRY.co.id, Jakarta - Para pelaku industri logistik menyayangkan sampai saat ini masih terjadi inefisiensi proses dan biaya logistik yang tinggi, antara lain karena sistem yang belum terintegrasi dan koordinasi sektor logistik yang masih harus ditingkatkan.
Salah satu upaya yang perlu dipertimbangkan untuk mengintegrasikan sistem dan meningkatkan koordinasi pengaturan sektor logistik adalah melalui pembentukan suatu badan atau kementerian koordinator bidang logistik.
Dengan mempertimbangkan kondisi geografis Indonesia, secara teknis Pemerintah perlu mengembangkan sistem transportasi multimoda dengan transportasi laut sebagai backbone, dan pengembangan sistem informasi layanan logistik terintegrasi, untuk memberikan informasi pergerakan dan status barang atau moda transportasi dalam setiap rantai proses sistem logistik.
"Para penyedia jasa logistik masih menghadapi persoalan kejelasan dan konsistensi regulasi terkait sektor logistik. Diperlukan juga penyederhanaan dan reformasi regulasi, termasuk yang terkait dengan perizinan. Selain itu, perlu dilakukan sinkronisasi regulasi, baik regulasi antar kementerian/lembaga maupun antara pemerintah pusat dan daerah" terang Setiadji selaku Chairman Supply Chain Indonesia yang dihubungi industry.co.id di Jakarta (24/1/2017).
Para penyedia jasa logistik masih mengeluhkan transparansi proses pelayanan. Mereka masih menghadapi sebagian petugas yang terlalu birokratis dan belum memberikan pelayanan secara profesional dan optimal. Pengawasan terhadap kinerja aparat pemerintah (kementerian/lembaga) masih perlu ditingkatkan, termasuk untuk menghilangkan hidden cost.
Apresiasi diberikan kepada Pemerintah yang mengeluarkan sejumlah Paket Kebijakan Perekonomian, termasuk dalam bidang logistik. Namun, beberapa Paket Kebijakan tersebut belum dapat segera diimplementasikan secara efektif berkaitan dengan penerbitan aturan pelaksanaannya.
"Hubungan baik antara pemerintah dan industri penyedia jasa logistik, termasuk melalui asosiasi perusahaan logistik, perlu terus ditingkatkan agar berbagai permasalahan di lapangan cepat terkomunikasikan" tambahnya.
Untuk mendukung peningkatan daya saing produk dan komoditas nasional, sistem logistik nasional terutama harus mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui peningkatan ketersediaan barang, harga yang murah dan stabil, dan disparitas harga antar wilayah yang rendah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.