INDUSTRY.co.id - JAKARTA— Tak terelakkan. Empat film nasional tayang serentak hari kamis 12 April 2018 ini. Artinya film-film ini akan berebut penonton film. Meski secara tema atau jenis ke 4 film ini masing-masing memiliki penontonnya sendiri. Ke empat film itu adalah Reuni Z (genre Komedi), Perfect Husband (Drama Remaja), Hallo Makasar (komedi  dengan muatan lokal) dan Enak Tho Jamanku, Piye Kabare (Drama action).

Hal lain yang membedakan antara film yang satu dengan yang lainnya, adalah jumlah layar tempat ditayangkannya film tersebut. Inilah yang selalu menjadi pokok persoalan tata edar film nasional di mana pihak eksibisionis (pemilik bioskop) sangat menentukan atas jumlah layar yang diberikan.

Menurut Qdemanj, produser film Enak Tho Jamanku Piye Kabare, film yang diproduksinya memperoleh 53 layar di seluruh Indonesia. “Itu pun setelah bernegosiasi  dengan keras dengan pihak studio. Saya hanya katakan bahwa kapan lagi berpihak kepada produser nasional jika tidak pernah diberi kesempatan,” katanya.

Jika film Enak Tho Jamanku, memperoleh 53 layar, konon film Hallo Makassar hanya memperoleh separuh dari itu. Dari data yang diperoleh Industry.co.id, film dengan muatan lokal yang kental ini diputar hanya 20 an layar.

Hal ini berbeda dengan film Reuni Z produksi Rapi Film dan film The Perfect Husband produksi Screenplay Pictures yang konon memperoleh lebih dari 100 layar bioskop. Selain karena faktor negosiasi, pihak pemilik bioskop yang saat ini dikuasai oleh pemain besar seperti grup Twentyone (21), Cinemaxx, CGV,  juga memperhitungkan faktor trend penonton dan pemain.

Jika film tersebut dibuat untuk segmen remaja, misalnya, maka terbuka kemungkinan mendapat layar yang cukup banyak. Demikian juga dengan genre Komedi yang saat ini tengah booming. Ditambah dengan pemain –pemain yang dianggap memiliki penggemar yang banyak, maka potensi untuk memperoleh layar yang banyak semakin terbuka. (AMZ)