INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pergerakan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diperkirakan positif didukung dolar mendapat sentimen kurang baik akibat perang tarif dan di dalam negeri sentimen masih positif.
Analis Binaartha Institutional Research Reza Priyambada mengatakan, rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support 13762 dan resisten 13745 pada perdagangan Selasa (3/4/2018).
"Pergerakan Rupiah diperkirakan akan kembali mencoba menguat dengan memanfaatkan masih melemahnya laju USD dan minimnya sentimen negatif dari dalam negeri. Meski demikian, tetap cermati dan waspada terhadap sentimen yang membuat laju Rupiah kembali tertahan kenaikannya dan kembali melemah," kata dia di Jakarta, Selasa (3/4/2018).
Laju Rupiah di awal pekan ini mampu kembali menguat seiring masih melemahnya laju USD. Adanya pengumuman tarif dagang oleh Tiongkok terhadap sejumlah barang-barang impor dari AS menekan pergerakan USD.
Pelaku pasar kembali melepas USD sehingga memberikan ruang bagi pergerakan sejumlah mata uang lainnya terhadap USD, termasuk Rupiah yang memanfaatkan kondisi tersebut untuk menguat. Di sisi lain, adanya rilis kenaikan inflasi tampaknya tidak terlalu direspon negatif Rupiah