INDUSTRY.co.id, Jakarta - Saat ini, berwisata sudah menjadi hal yang utama bagi masyarakat Indonesia. Terutama bagi kaum milenial, mereka semua tidak berpikir bahwa traveling bukan sesuatu yang mahal lagi, bahkan sudah menjadi kebutuhan utama mereka. Melihat fenomena tersebut, berbagai pameran wisata dibuka di daerah Indonesia seperti pameran Lion Air Group Expodition 2018 yang berlangsung di Main Atrium, Gandaria City Jakarta.
Pameran perjalanan udara yang baru pertama kali digelar oleh perusahaan penerbangan Lion Air Group ini bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan BRI yang akan berlangsung dari tanggal 16 hingga 18 Maret 2018. Dalam pameran tersebut menawarkan tiket perjalanan dengan harga menarik ke destinasi unggulan di Tanah Air termasuk 10 destinasi prioritas yang dikembangkan sebagai “Bali Baru”.
Menpar Arief Yahya menjelaskan, tahun ini pemerintah mentargetkan pergerakan wisnus sebanyak 270 juta pergerakan didominasi millennial travelers, yang pada umumnya mereka telah merencanakan perjalanan dengan memanfaatkan berbagai tawaran menarik di antaranya pesta diskon seperti dalam pameran hari ini.
“Harga tiket pesawat yang terjangkau menjadi salah satu daya tarik, karena 50 persen komponen biaya perjalanan wisata adalah tiket pesawat,” kata Arief Yahya, melalui siaran persnya yang diterima Industry.co.id di Jakarta, Jumat (16/3/2018).
Menpar Arief Yahya mengatakan, tingginya pergerakan wisatawan tidak lepas dari perubahan di masyarakat, di mana liburan (travelling) tidak lagi sebagai kegiatan mewah, tetapi sudah menjadi kebutuhan pokok seperti layaknya sandang, pangan, papan, dan sekarang ditambah wifi atau lebih dikenal dengan leisure economy.
Selain itu, terjadi pergeseran pola konsumsi pada konsumen millennial travelers dari memiliki goods menjadi ingin mendapatkan experience termasuk pengalaman ketika melakukan perjalanan.
“Kami mengharapkan para milennial travelers dalam melakukan pejalanan banyak mengeksplor obyek-obyek wisata di 10 destinasi prioritas karena dari sana akan banyak didapatkan experience baru dan menarik,” kata Arief Yahya.
Dalam pameran Lion Air Group Expodition 2018 dengan mengusung konsep ‘plan and connecting’, yaitu lebih young and fresh menyediakan kemudahan bagi wisatawan dalam merencanakan perjalanan bisnis dan liburan agar semakin baik dengan perencanaan jauh–jauh hari, memilih destinasi wisata favorit dan terbaru, dan waktu liburan yang tepat dengan mendapatkan harga tiket terjangkau yang didukung pilihan pembayaran.
President Director Lion Air Group Edward Sirait mengatakan, kegiatan pameran ini untuk memfasilitasi masyarakat dalam mendapatkan informasi tentang pilihan rute dan tujuan wisata di dalam negeri maupun internasional.
“Kami juga menawarkan kepada millennials terutama para traveler untuk memperoleh harga tiket spesial. Untuk mempermudah transaksi kami bermitra dengan Bank BRI yang memiliki berbagai macam channel pembayaran sesuai kebutuhan traveler di era saat ini,” kata Edward Sirait.
Sementara itu, Director of Consumer Business BRI, Handayani mengatakan, BRI berkomitmen untuk mendukung tren perjalanan udara yang semakin mudah untuk mengunjungi berbagai kota dengan tujuan menarik dan 10 destinasi Bali Baru di Indonesia yang semakin popular.
“Kami berharap pameran ini dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi para nasabah untuk travelling ke 10 destinasi Bali Baru,” ujarnya.
Melalui pameran perjalanan ini Lion Air Group dan BRI menawarkan kesempatan kepada pengguna jasa Lion Air, Batik Air, Wings Air, Malindo Air, dan Thai Lion Air mendapatkan penawaran tiket pesawat ke kota-kota pilihan termasuk 10 destinasi Bali Baru di Indonesia dengan harga menarik selama pameran berlangsung antara lain; program best price dengan diskon 20 persen untuk 10 destinasi beyond Bali (kecuali Jakarta), diskon 10 persen untuk semua rute, dan diskon sampai dengan Rp 2,5 juta untuk rute tertentu.
Seluruh penawaran menarik tersebut berlaku selama pameran berlangsung. Selain itu, ada juga program happy deal dengan pewaran cashback bagi pelanggan dan nasabah penggunaan kartu kredit dan kartu debit BRI.