INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Intel Corporation dan Fortinet memperluas kerja sama strategis dalam pengembangan Fortinet Security Processor 6 (SP6), prosesor keamanan generasi terbaru yang dirancang untuk meningkatkan kinerja layanan keamanan siber sekaligus memperkuat ketahanan rantai pasok global.
Kolaborasi yang diumumkan pada Kamis (30/7) itu menggabungkan keahlian Fortinet dalam mengembangkan prosesor keamanan khusus (ASIC) dengan kemampuan Intel di bidang desain, pengemasan, dan manufaktur semikonduktor. Melalui sinergi tersebut, kedua perusahaan menargetkan percepatan pengembangan SP6 guna menjawab kebutuhan organisasi yang menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.
CEO Intel Lip-Bu Tan mengatakan kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana kapabilitas Intel di industri semikonduktor dapat mendukung pengembangan teknologi keamanan siber yang lebih cepat dan andal.
"Seiring organisasi menghadapi lanskap ancaman yang berkembang dengan sangat cepat, infrastruktur keamanan harus mampu menghadirkan kinerja tinggi sekaligus inovasi dalam skala besar. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kepemimpinan Intel di bidang semikonduktor serta kapabilitas kami dalam desain, pengemasan, dan manufaktur canggih, dapat membantu pemimpin keamanan siber seperti Fortinet dalam mempercepat pengembangan teknologi keamanan yang krusial sekaligus membangun rantai pasok global yang lebih tangguh dan beragam," ujar Lip-Bu Tan.
Founder, Chairman, dan CEO Fortinet Ken Xie menambahkan, prosesor keamanan khusus yang dikembangkan Fortinet selama lebih dari dua dekade menjadi pembeda utama perusahaan dalam menghadirkan keamanan, kinerja, dan efisiensi bagi pelanggan.
"Perluasan kemitraan dengan Intel ini akan memanfaatkan kombinasi unik antara teknologi semikonduktor mutakhir, keahlian manufaktur, dan kapabilitas rantai pasok global yang dimiliki Intel. Hal ini akan membantu Fortinet mempercepat sekaligus memperkuat strategi ASIC kami, serta memberikan dukungan yang lebih baik bagi organisasi di seluruh dunia," kata Ken Xie.
Selain mengembangkan SP6, Intel akan menyediakan dukungan melalui portofolio intellectual property (IP), desain semikonduktor terdistribusi, serta teknologi pengemasan canggih untuk aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan komputasi berkinerja tinggi.
Ke depan, kedua perusahaan juga akan menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas di bidang teknologi semikonduktor, manufaktur, dan infrastruktur. Langkah tersebut diharapkan mempercepat roadmap pengembangan ASIC Fortinet, meningkatkan kapabilitas layanan keamanan siber, serta memberikan kepastian rantai pasok yang lebih kuat bagi pelanggan di berbagai negara.