Kembangkan Industri Kelautan Pengusaha Indonesia Harus Go Internasional

Oleh : Hariyanto | Kamis, 15 Maret 2018 - 16:00 WIB

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti (Foto Ist)
Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendorong pengusaha Republik Indonesia untuk berani ekspansi ke perdagangan tingkat internasional sebagai upaya mengembangkan industri kelautan dan perikanan nasional.

"Kita mendorong semua stakeholders yaitu pengusaha-pengusaha nasional untuk go international, agar bisa dikenal masyarakat internasional," kata Susi Pudjiastuti dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (15/3/2018)

Menteri Susi mengemukakan hal tersebut saat menghadiri pameran teknologi dan produk olahan ikan laut terbesar di Amerika Serikat (AS) Seafood Expo North America (SENA) 2018 dalam kunjungan kerjanya ke Boston, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Susi didampingi Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Nilanto Perbowo, Atase Perdagangan, dan Atase Pertanian KBRI Washington DC.

SENA merupakan pameran rutin tahunan yang menjadi ajang bagi pertemuan produsen dan konsumen produk perikanan, serta industri pengemasan produk perikanan dunia.

Diikuti 46 negara dari berbagai belahan dunia, pameran ini diharapkan akan memperluas akses pasar produk perikanan. Indonesia dengan 16 perusahaan perikanan dalam negeri turut berpartisipasi dengan mengusung tema "quali-safe and sustainable".

Menteri Susi optimis, keikutsertaan Indonesia dalam ajang besar ini dapat mendukung pertumbuhan iklim usaha perikanan anak negeri. Hal ini karena pameran tidak hanya diikuti oleh industri besar seafood Amerika Utara, tetapi juga pemain industri perusahaan seafood dunia.

"Mudah-mudahan Indonesia bisa memimpin, menjadi penangkapan ikan yang berkelanjutan. Mudah-mudahan para exhibitor mendapatkan klien, kontrak penjualan yang luar biasa. Hitungan awal kami, potensi transaksi produk perikanan Indonesia sebesar 180 juta dolar AS untuk tiga bulan ke depan," jelasnya.

Pada ajang tersebut, hadir 21 perusahaan nasional Indonesia, termasuk dua BUMN yang bergerak di bidang kelautan yakni Perum Perikanan Indonesia (Peruri) dan PT Perikanan Nusantara (Perinus).

Sebagaimana diketahui, kedua BUMN tersebut mengalami peningkatan omzet berkat kebijakan pemberantasan penangkapan ilegal di kawasan perairan Indonesia.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jembatan Way Mesuji A

Kamis, 20 Juni 2019 - 20:39 WIB

Ini Perkembangan Penanganan Kerusakan Lantai Jembatan Way Mesuji A

Pada hari Rabu tanggal 19 Juni 2019, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XIX Bandar Lampung, Ditjen Bina Marga telah berhasil…

Pemilik Bank Bali, Rudy Ramli

Kamis, 20 Juni 2019 - 20:02 WIB

Pemilik Bank Bali: Stop Penjualan Saham Bank Permata Tbk

Usaha pemindahan kepemilikan saham Bank Permata milik Standard Chartered Bank (SCB), sangat diharapkan dilakuan secara transparan.

Lauren Sulistiawati, Presiden Direktur Bank Commonwealth (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 20 Juni 2019 - 20:00 WIB

Mercy Corps Indonesia, Bank Commonwealth dan Mastercard Bantu Perempuan Pengusaha

PT Bank Commonwealth (Bank Commonwealth) dan Mastercard hari ini kembali memperkuat komitmennya dalam membantu perempuan pengusaha UMKM di Indonesia untuk menumbuhkan bisnisnya dengan meluncurkan…

Singapore Airlines (ist)

Kamis, 20 Juni 2019 - 19:38 WIB

Bulan Mei 2019, Jumlah Penumpang SIA Group Meningkat Sebesar 8,0 Persen

Tingkat keterisian penumpang (PLF) mengalami peningkatan sebesar 0,9% poin persentase menjadi 80,5%.

APP Sinar Mas

Kamis, 20 Juni 2019 - 19:17 WIB

Terapkan Manajamen Terintegrasi, APP Sinar Mas Turunkan Angka Kebakaran di Konsesi Hingga Hampir Nol

Saat ini, hanya 0,07% dari seluruh area konsesi pemasoknya yang masih terdampak api akibat pembakaran ilegal oleh pihak ketiga.