Hilirasi Industri Sawit Perlu Ditingkatkan Agar Ekonomi Terus Meningkat

Oleh : Hariyanto | Rabu, 28 Februari 2018 - 12:51 WIB

kelapa sawit
kelapa sawit

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Peneliti dari Center for Southeast Asian Studies Kyoto University Jepang, Kosuke Mizuno mengatakan, hilirisasi industri sawit perlu ditingkatkan sehingga ekonomi terus meningkat.

"Indonesia sebenarnya bisa mengusai CPO dunia, bahannya ada, sumberdaya manusianya ada. Jadi arah pemikiran jelas sekali hilirisasi," kata Prof Mizuno di Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Prof Mizuno sebagai pembicara utama pada diskusi Kebijakan Pengelolaan Gambut di Indonesia ditinjau dari Aspek Ekologi, Ekonomi dan Sosial yang digelar di Kampus UI Salemba di Jakarta.

Dia mengatakan, industri sawit sangat berkembang begitu juga dengan lahan perkebunan sawit yang semakin luas. "Tapi Indonesia hanya sebagai pengekspor CPO, sementara industri produk sawit sangat kurang, apakah sabun, kosmetik, margarin," tambah dia.

Peningkatan penanaman sawit sangat meningkat, begitu juga dengan permintaan CPO yang semakin besar. Karena itu CPO sangat berperan bagi ekonomi nasional.

Tapi pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak bisa hanya bersumber dari ekspor bahan mentah saja, tapi perlu diolah sehingga nilai jualnya juga bertambah.

Di sisi lain, semakin berkembangnya lahan sawit juga berdampak pada risiko kebakaran hutan dan lahan yang mengakibatkan kerugian besar bagi masyarakat terutama yang ada disekitar lahan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.

(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar

Senin, 16 Desember 2019 - 12:45 WIB

BRI Syariah Tingkatkan Potensi Bisnis Muhammadiyah

Jakarta--- BRIsyariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada 16 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur…

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Senin, 16 Desember 2019 - 11:34 WIB

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Bluebird Group akan mendapatkan harga khusus untuk sejumlah tipe smartphone Nokia guna memastikan para pengemudi mendapatkan teknologi yang mereka perlukan…

Toni EB Subari, Direktur Utama Mandiri Syariah bersama Muhammadiyah

Senin, 16 Desember 2019 - 10:56 WIB

Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp1,5 Triliun ke Muhammadiyah

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) perkuat kerja sama dengan Muhammadiyah melalui penyediaan fasilitas pembiayaan senilai total Rp1,5 triliun.