INDUSTRY.co.id - Langkat- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat, Sumatera Utara, mencatat daerah itu berhasil dalam swasembada beras mencapai 332.985 ton dan ada kenaikan dari tahun sebelumnya mencapai 83.472 ton.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Langkat Yusfik Helmi, di Stabat, Senin (26/2/2018)
Yusfik Helmi menjelaskan, bila tahun 2016 daerah itu bisa swasembada beras mencapai 249.513 ton, maka untuk tahun 2017 swasembada mencapai 332.985 ton dan cukup tinggi dengan laju pertimbuhan penduduk 2,30 persen per tahun.
Sementara untuk surplus beras, daerah itu mencapai 194.902 ton, beras yang dihasilkan petani juga banyak dikirimkann untuk memenuhi pasar ataupun permintaan dari luar daerah seperti Binjai dan Medan.
"Jelas kondisi ini benar sangat memuaskan untuk tetap mempertahankan swasembada beras di Sumatera Utara, keberhasilan ini mendorong kami untuk terus memacu petani bertanam padi agar keberhasilan yang diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di 2018," katanya.
Yusfik juga menyampaikan dengan kondisi itu maka Langkat surplus beras sebanyak 143,88 persen sementara untuk swasembada mencapai 243,88 persen dan itu tentu sangat besar.
Untuk itu, pihaknya terus mendorong petani agar memacu pertanaman karena pemerintah melalui Dinas Holtikultura dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara telah menargetkan Langkat untuk tahun 2018 dengan pertanaman padi seluas 100.000 hektare.
"Ada kenaikan pertanaman padi seluas 7.000 hektare dari sebelumnya 93.000 hektare dan kenaikan ini tentu harus kita dorong petani untuk terus mendukung program ini," ucanya kepada awak media.
Selain itu juga tentu berbagai fasilitas harus diperhatikan seperti pemberian benih padi unggul, pupuk, pestisida, termasuk merampungkan pembangunan waduk yang nantinya bisa mengairi persawahan seluas 10.000 hektare untuk empat kecamatan yaitu Stabat, Secanggang, Wampu dan Hinai.
"Bila pembangunan waduk ini dapat secepatnya terwujud maka luas pertanaman Langkat tentu akan semakin bertambah dan produksi juga akan jelas semakin bertambah," ujarnya.