INDUSTRY.co.id, Jakarta - Meski masalah pergeseran dan pergerakan Jembatan Cisomang di  KM 100+700 Jalan Tol Purbaleunyi belum beres, PT Jasa Marga Tbk tidak mengalami kerugian signifikan akibat berkurangnya kendaraan yang melintas.

Advertisement

Jembatan Cisomang sendiri masih bisa dilalui oleh kendaraan golongan I. Sementara yang dilarang melintas adalah kendaraan berat golongan II hingga V.

Menurut AVP Corporate Communication PT Jasa Marga Tbk Dwimawan Heru, sebelum peristiwa pergeseran Jembatan Cisomang pun mayoritas kendaraan yang melintas di ruas Tol Cipularang adalah kendaraan golongan I.

Advertisement

Sebaliknya, justru Heru mengakui setelah pelarangan kendaraan golongan I hingga V, lalu lintas harian (LHR) malah terjadi kenaikan di golongan I sebesar empat persen

"Jadi, secara agregat memang ada penurunan tetapi tidak signifikan," kata Heru.

Advertisement

Heru merinci selama ini lalu lintas harian (LHR) tol itu untuk Jakarta-Bandung sebesar 37.600 kendaraan, sedang Jakarta-Bandung 32.600 dari jumlah ini 85 persen adalah golongan I.(iaf)

Advertisement