INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kanker paru-paru, merupakan salah satu penyakit pembunuh utama bagi masyarakat Indonesia, tentunya perlu antisipasi agar tidak terkena penyakit mematikan tersebut. Menurut dr. Elisna Syahruddin, PhD, Sp.P (K), Perwakilan PDPI/RSUP Persahabatan Jakarta dalam acara Media Health Forum: Meningkatkan Kepedulian Masyarakat dan Akses Terapi Kanker Paru di Indonesia, mengatakan ada beberapa faktor utama yang menyebabkan seseorang terkena kanker, sebagai berikut:
1. Radon
Radon adalah bahan radiokatif atau gas alam yang berasal dari perut bumi dan dapat terhirup melalui celah-celah tegel atau retakan pada fondasi rumah. Radon merupakan suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Rn dan nomor atom 86. Radon juga termasuk dalam kelompok gas mulia dan beradioaktif.
2. Rokok
Merupakan bahan kimia berbahaya, rokok juga termasuk zat adiktif karena dapat menyebabkan adiksi (ketagihan) dan dependensi (ketergantungan) bagi orang yang menghisapnya.
3. Vape
Vape atau rokok elektrik, merupakan salah satu alat penghisap yang membahayakan bagi saluran pernapasan, atau paru-paru. Karena, vape mengandung nikotin dan zat kimia yang berbahaya.
"Vape itu, sama dengan rokok, mau vape, shisa atau semua yang dihisap-hisap mengaliri saluran pernapasan beresiko terkena kanker paru-paru," ujar dr. Elisna Syahruddin, PhD, Sp.P (K), Perwakilan PDPI/RSUP Persahabatan Jakarta dalam Media Health Forum: Meningkatkan Kepedulian Masyarakat dan Akses Terapi Kanker Paru di Indonesia, di Jakarta, Selasa (6/2/2018).
4. Polusi Udara
Indonesia, rentan sekali akan banyaknya polusi udara yang menggangu pernapasan. Polusi udara memiliki dampak kesehatan yang paling umum dijumpai adalah ISPA (infeksi saluran pernapasan atas), termasuk di antaranya, asma, bronkitis, bahkan, sampai dengan terkena kanker paru-paru.