INDUSTRY.co.id - Jakarta, Meningkatnya tren generasi milenial yang terjun sebagai wirausaha dan mulai berkeluarga turut berkontribusi terhadap meningkatnya permintaan sewa properti baik untuk tempat usaha maupun tempat tinggal.
Meski demikian, kendala yang dihadapi para milenial tersebut adalah tingginya biaya sewa yang kerap diwajibkan untuk lunas satu hingga bahkan dua tahun di muka. Tidak mudah menemukan opsi pembayaran sewa bulanan yang dapat memudahkan pengaturan kas.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, platform peer to peer lending (P2P) Gradana.co.id meluncurkan produk Grasewa, layanan terbaru khusus untuk membantu penyewa dalam pembiayaan sewa properti. Dengan Grasewa, penyewa tidak perlu lagi membayar biaya sewa hingga satu tahun di muka, melainkan dapat dicicil per bulan.
Freenyan Liwang selaku Komisaris Gradana mengatakan, dengan Grasewa kini terdapat opsi untuk menyewa apartemen seperti membayar kos-kosan, mengingat biaya sewanya dapat dibayar per bulan tanpa menyulitkan pemilik properti untuk menagih tiap bulan ke tiap penyewa.
"Kita paham bahwa kebutuhan ruang kantor yang kondusif dan terjangkau sangat vital saat merintis bisnis. Persoalannya adalah, biaya sewa yang tinggi dan harus dibayar satu hingga dua tahun di muka. Tentu ini memberatkan bagi mereka yang baru memulai bisnis. Karena itulah Grasewa hadir sebagai solusi praktis pengusaha muda di Indonesia," ujar Freenyan di Jakarta (5/1/2018).
Freenyan menjelaskan bahwa Grasewa menyediakan fasilitas talangan untuk satu tahun ke depan sehingga penyewa tidak perlu menyiapkan dana besar di awal untuk kepentingan sewa properti, baik perkantoran maupun tempat tinggal.
Pemilik properti kini dapat lebih mudah pula mendapatkan penyewa dengan mendaftarkan properti mereka untuk dibiayai dengan skema Grasewa. Mereka tetap mendapatkan uang sewa satu tahun di muka dari Grasewa, namun penyewa mencicil bulanan lewat Gradana.
"Jika pun ada yang ingin sewa hanya enam bulan saja, kita tetap melayani asalkan dari pihak pemilik properti setuju," terangnya.
Lebih lanjut, Mantan Presiden Direktur Bank Sinarmas Tbk tersebut menambahkan, Grasewa sebagai platform P2P juga menjadi alternatif investasi bagi masyarakat luas. Saat ini Gradana memiliki dua jenis produk, yaitu GraDP dan Grasewa. Kalau layanan GraDP lebih ditujukan untuk program cicilan DP rumah tanpa bunga, maka Grasewa khusus untuk diluncurkan untuk pembiayaan sewa properti.
"Pendana (lender) bisa memulai investasi dari modal yang sangat kecil, misal hanya dua juta rupiah saja. Adapun yieldper tahunnya bisa mulai dari9 persenan hingga 15 persenan. Ini jelas lebih tinggi dari bunga deposito yang ditawarkan bank," tegasnya.
Selain menyasar segmen milenial yang sedang merintis usaha, Grasewa juga dibutuhkan bagi mereka yang ingin mencari tempat tinggal yang nyaman di tengah kota tanpa harus khawatir biaya yang tinggi sebelum mereka siap untuk membeli rumah sendiri ataupun dalam kasus tertentu sebagai rumah kedua di hari kerja. Apalagi jika hanya ingin menyewa dalam jangka waktu yang relatif pendek.
"Rumah-rumah di tengah kota biasanya menetapkan durasi sewa minimal dua tahun dan bahkan ada yang tiga tahun. Padahal kebutuhan setiap orang berbeda-beda, tidak semua ingin menyewa selama bertahun-tahun. Karena itu, kami mengajak para pemilik properti perorangan maupun korporat untuk bekerjasama sebagai mitra Grasewa dalam menyediakan properti yang bisa disewa secara kustom, sesuai kebutuhan penyewa," kata Freenyan
Keunggulan lain yang ditawarkan oleh Gradana melalui program GraSewa yaitu mempersiapkan para penyewa sehingga lebih siap untuk membeli ketika mereka sudah siap.
Historis pembayaran yang baik selama masa penyewaan akan dijadikan sebagai faktor approval credit scoringapabila suatu hari nanti mereka ingin membeli dan mencicil unit properti melalui GraDP.