INDUSTRY.co.id - Jakarta– Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI (Kemenko PMK) menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Daerah dan Desa dalam Pelaksanaan Padat Karya Tunai Desa.
Kegiatan Rakor yang digagas oleh Menko PMK Puan Maharani, turut hadir Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo, Menteri PPN/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Wakil Menkeu Mardiasmo, berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (1/2/2018)
Program padat karya cash yang telah disepakati anggaran oleh empat menteri, sebesar 30% dari dana desa Rp 60 triliun. Pada tahap awalnya, program tersebut akan berfokus pada 100 desa terlebih dahulu.
Untuk itu, Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo mengatakan, pihaknya bersama kementerian lain akan langsung mengawasi penggunaan dan pemanfaatan dana desa yang disalurkan tahun ini.
Bahkan lanjut Eko, dana desa yang akan dicairkan pemerintah mencapai Rp 60 triliun, ditujukan kepada 100 kabupaten, dan 1.000 desa yang dikirim secara tiga tahap. Dari dana itu diharapkan mampu membiayai pembangunan desa, termasuk untuk kegiatan padat karya.
"Jadi ada afirmasi untuk desa yang tertinggal dan penduduknya banyak itu bisa mendapatkan Rp3,5 miliar untuk dananya," kata Eko.
Tentang Dana Desa, Eko melanjutkan, seluruh kementerian dan lembaga terkait sudah mendapatkan pengarahan dari Presiden Joko Widodo, tentang pemanfaatan dana desa, menginginkan agar dana desa mampu menggerakkan perekonomian desa.
"Kita lakukan sosialisai masih melalui perangkat desanya di beberapa kabupaten ini kita lakukan bekerja sama dengan Kemendagri, Bappenas dan Kemenkeu melakukan sosialisasi di setiap provinsi kabupaten. Sosialisasi cukup efektif selama tiga tahun ini," ujarnya. (AMZ)