INDUSTRY.co.id - PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) membidik pasar pergudangan di Palembang, Sumatera Selatan, untuk memanfaatkan peluang bisnis logistik yang terus tumbuh di kota tersebut.

Direktur Utama PT Bhanda Ghara Reksa (PT BGR), R Ruly Adi di Palembang, Selasa (10/1), mengatakan, PT BGR optimitis mampu merebut pasar di ibukota Provinsi Sumsel itu karena telah memiliki sebuah kompleks pergudangan di areal 19 hektare di Sungai Buah, Palembang.

Pada kompleks itu telah berdiri satu unit gudang modern seluas 8.230 meter persegi berkapasitas 300 ribu ton.

"Beberapa perusahaan baik swasta maupun BUMN sudah bekerja sama memanfaatkan gudang di Palembang seperti PT Unilever, PT Pusri, PT Semen Baturaja, dan lainnya. Ke depan akan semakin ditingkatkan," kata Ruly seusai meresmikan gudang baru perusahaannya di Palembang.

Untuk itu, perusahaan akan menjajal kerja sama dengan sejumlah BUMN berkaitan dengan logistik, kemudian membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta, salah satunya bidang pangan.

Adapun produk jasa yang akan ditawarkan yakni integreted logistics solution, transfortation, warehousing, freight forwarding, express.

Ia mengatakan, Kota Palembang saat ini mengalami pertumbuhan cukup pesat sehingga perusahaan juga mulai mengkaji kemungkinan untuk membangun kompleks pergudangan di kawasan pinggiran kota.

Hal ini terkait dengan tingginya harga lahan jika ingin membangun gudang di kawasan dalam kota.

"Rasanya tidak mungkin lagi bangun di dalam kota, saat ini perusahaan juga sedang mengkaji kemungkinan bangun di tempat lain seperti di kawasan Gandus, atau bahkan di Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api," katanya seperti dikutip Antara.

Keberanian ini tak lain karena ia bersiap menjalankan mandat yang diberikan pemerintah yakni turut serta menjaga ketahanan pangan dalam negeri, mengingat dalam waktu dekat pemerintah akan membuat perusahaan holding pangan.

"Selama ini biaya logistik di Indonesia sangat tinggi, karena masih rendah dalam pengintegrasian di berbagai sektor. Ke depan sedapat mungkin berperan untuk semakin meningkatkan daya saing Indonesia," kata dia.

Sejauh ini perusahaan telah memiliki 600 unit gudang dengan luasan satu juta meter persegi yang tersebar di 24 cabang di Indonesia, serta 500 unit armada angkutan.

Sementara itu, General Manajer PT BGR Palembang Indra menambahkan cabang Palembang dibebani target pemasukan Rp200 miliar pada tahun ini setelah gudang baru resmi digunakan atau meningkat 20 persen dari sebelumnya.

"Sejauh ini Palembang masuk dalam kantor cabang utama di Indonesia dengan berkontribusi 25 persen pada pendapatan perusahaan secara nasional yang membukukan total Rp1,6 triliun pada tahun lalu," kata dia.(Hrb)