INDUSTRY.co.id - Jakarta- Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengaku Indonesia baru mempunyai kegiatan pariwisata diberbagai daerah yang disebut Calendar of Event (CoE).

Advertisement

"Calendar of Event (CeO) ini pertama kalinya kita miliki. Seharusnya bangsa ini sangat malu dengan Malaysia yang sudah punya Top 50 Event," ungkap Arief Yahya, saat sambutan FestInFest 2018 di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Selasa (30/1/2018).

Ia juga mengatakan, rencana pembuatan CoE ini sudah dari tiga tahun yang lalu.

Advertisement

"Tahun 2016, tidak jadi. Lalu tahun 2017 jadi, tetap tidak ada bulan dan tidak ada tanggal. Sekarang baru tahun 2018 ini ada tanggalnya," ungka Dia.

Ia juga menegaskan Calendar of Events harus memiliki kultur value dan komersial value.

Advertisement

 

"Kalau untuk kultur value Saya tidak khawatir. Sekarang kita sudah Top 20 untuk kultur dan non kultur. Yang berat di Kita itu komersial value. Gimana cara meningkatkan value dengan cara media value," imbuh AY.

Advertisement

Menpar juga menyatakan untuk pertama kalinya pada tahun 2018 Indonesia memiliki Calendar of Events yang penyelenggaraannya Profesional dan memiliki tanggal dan bulan yang tepat waktu. 100 Top CoE terdiri dari 60 Events Budaya, 30 Alam dan Buatan, 10 Destinasi Prioritas.