Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Berangsur-angsur Membaik

Oleh : Hariyanto | Jumat, 19 Januari 2018 - 15:07 WIB

Ilustrasi Kelapa Sawit (ist)
Ilustrasi Kelapa Sawit (ist)

INDUSTRY.co.id - Pekanbaru– Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di provinsi Riau berangsur-angsur mulai membaik. Pada pekan ini harga TBS di provinsi tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp55,52 per kilogramnya.

Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan Mutu, Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Dedi Yasmono mengatakn, pada periode 17-23 Januari 2018 ini, harga CPO terpantau sebesar Rp7.779,62 dan harga kernel sebesar Rp7.204,07.

“Kenaikan harga pada periode ini jauh lebih tinggi dibandingkan periode lalu yang hanya berkisar Rp17,01. Pekan ini Rp55,52 per kilogramnya,” ungkap Dedi di Pekanbaru, Kamis (18/1/2018).

Berikut penetapan harga TBS kelapa sawit di Riau selama periode 17-23 Januari 2018, sebagai berikut:kelapa sawit umur 3tahun Rp1.359,63;kelapa sawit umur 4tahun Rp1.516,98;kelapa sawit umur 5 tahun Rp1.622,73;kelapa sawit umur 6 tahun Rp1.671,65;kelapa sawit umur 7 tahun Rp1.735,10.

Selanjutnya , kelapa sawit umur 8 tahun Rp1.789,28; kelapa sawit umur 9 tahun Rp1.847,47;kelapa sawit umur 10 tahun- 20 tahun Rp1.898,34;kelapa sawit umur 21 tahun Rp1.854,08

Kemudian, kelapa sawit umur 22 tahun Rp1.809,11, kelapa sawit umur 23 tahun Rp1.764,85 kelapa sawit umur 24 tahun Rp1.747,00, dan kelapa sawit umur 25 tahun. (gr)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 14:30 WIB

Asaki Desak Pemerintah Terapkan Safeguard dan Pembatasan Kouta Impor Keramik Asal India dan Vietnam

Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto mengatakan, saat ini impor produk keramik dari India dan Vietnam angkanya sudah sangat mengkhawatirkan.

Sekjen Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono saat memberikan penghargaan industri hijau (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 16 Desember 2019 - 13:02 WIB

Penerapan Industri Hijau Mampu Hemat Energi Sebesar Rp 3,49 Triliun

Berdasarkan data self asessment industri tahun 2018, dapat dihitung penghematan energi sebesar Rp 3,49 triliun dan penghematan air sebesar Rp 228,9 miliar.

(kiri) Direktur Bisnis Komersil BRIsyariah Kokok Alun Akbar

Senin, 16 Desember 2019 - 12:45 WIB

BRI Syariah Tingkatkan Potensi Bisnis Muhammadiyah

Jakarta--- BRIsyariah menandatangani nota kesepahaman bersama PP Muhammadiyah pada 16 Desember 2019. Penandatanganan tersebut dilakukan di Jakarta. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Direktur…

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Senin, 16 Desember 2019 - 11:34 WIB

Bluebird Group Gandeng HMD Global Hadirkan Pengalaman Mobile Bagi Pengemudi dan Konsumen

Sebagai bagian dari kemitraan ini, Bluebird Group akan mendapatkan harga khusus untuk sejumlah tipe smartphone Nokia guna memastikan para pengemudi mendapatkan teknologi yang mereka perlukan…

Toni EB Subari, Direktur Utama Mandiri Syariah bersama Muhammadiyah

Senin, 16 Desember 2019 - 10:56 WIB

Mandiri Syariah Salurkan Pembiayaan Senilai Rp1,5 Triliun ke Muhammadiyah

Jakarta-PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) perkuat kerja sama dengan Muhammadiyah melalui penyediaan fasilitas pembiayaan senilai total Rp1,5 triliun.