INDUSTRY.co.id, Jepang - Musim dingin di Jepang, menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi wisatawan yang berkunjung ke salah satu objek wisatanya di sana. Pada saat musim dingin, Jepang menghadirkan berbagai atraksi dan kegiatan menarik dan seru. Seperti, di Nagashima Resort.
Pada saat musim dingin, Nagashima Resort dipenuhi dengan jutaan lampu LED warna-warni yang menarangi kota tersebut.
Nabana No Sato, sebuah taman bunga di resort tersebut disulap menjadi taman yang dipenuhi cahaya lampu-lampu yang indah. Dan, ini menjadi salah satu festival cahaya terbesar di Jepang pada tiap musim dingin.
Dikutip dari travelandleisure, Senin (15/1/2018), Penyelenggara meramaikan taman ini dengan lampu warna-warni, selain itu juga ada pertunjukan animasi dan terowongan besar lampu yang bisa ditempuh pengunjung. Tak heran, festival ini mampu menarik 2 juta wisatawan tiap tahunnya.
Festival ini menggunakan lebih dari delapan juta lampu LED untuk menggambarkan pemandangan yang rumit dari alam. Festival tahun lalu, menampilkan pertunjukan cahaya dengan menampilkan Mt. Fuji, Pegunungan Alpen Swiss, dan Aurora Borealis.
Tapi tahun ini, penyelenggara festival bertema di sekitar Kumamoto, sebuah kota di Jepang yang dilanda serangkaian gempa bumi di tahun 2016.
"Gempa bumi ini telah menghancurkan sebagian besar daerah wisata yang signifikan, termasuk Istana Kumamoto, yang berada di bawah rekonstruksi sekarang. Tema iluminasi tahun ini diputuskan dengan keinginan kuat untuk bekerja sama dengan rekonstruksi Kumamoto dengan mempromosikan Kumamoto melalui iluminasi," Yasuyo Otani, juru bicara Nagashima Resort.
Melalui musim dingin dan awal musim semi, instalasi lampu akan berubah saat bunga mulai mekar. Acara berlangsung di Nagashima Resort di Kuwana City, sekitar 30 menit dari Nagoya dan dapat diakses dengan kereta api atau bus.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan cahaya lampu-lampu tersebut, festival akan berlangsung sampai tangga 6 Mei 2018.