INDUSTRY.co.id - Jakarta-Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau akan konsolidasi dalam rentang 6189 - 6446.
William Surya Wijaya, Vice President Research Department Indosurya Sekuritas menyodorkan saham pilihan yaitu: MYOR, PGAS, BBCA, INDF, WTON, SMRA, ICBP, KAEF, KLBL dan ASRI.
"Rilis data perekonomian yang masih menunjukkan kondisi yang stabil juga masih akan menopang pola gerak IHSG sehingga masih menjadi negara tujuan investasi, hari ini IHSG berpotensi menguat," ucapnya di Jakarta, Selasa (9/1/2018).
Ia katakan, IHSG saat ini bergerak dalam rentang konsolidasi wajar dengan potensi sedang berusaha kembali mencetak rekor baru tertinggi sepanjang masa ditunjang olehcapital inflow yang secara perlahan mulai terjadi.
IHSG (+0.50%) kemarin, menguat 31.67 poin dilevel 6385.40 dengan sektor pertambangan (+2.56%) dan Property konstruksi (+1.73%) memimpin penguatan.
Harga minyak yang terlihat kuat diatas $61 perbarrel menjadi trigger harga pertambangan energy lainnya dan Prospek konstruksi dalam negeri yang dinilai baik pada tahun ini menjadi faktor penguatan sedangkan Sektor Industri Dasar (-0.86%) menjadi penekan setelah wacana pemerintah mengenai harga patokan Ayam dan Telur berhasil mengirim saham CPIN (-8.61%) dan JPFA (-3.96%) turun memimpin pelemahan sektor Industri Dasar. Investor asing tercatat net buy 331.88 Miliar rupiah dengan saham ADRO, BBCA dan UNTR yang ramai dikoleksi investor asing.