INDUSTRY.co.id - Bali-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendukung penuh adanya kampanye kunjungan wisatawan baik domestik dan asig ke Bali sejak adanya letusan Gunung Agung di Bali.

“OJK antisipasi hal ini dengan kebijakan yang terukur menjaga ekonomi Bali agar kondusif terutama karena ketergantungan dari sektor pariwisata,” kata Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner OJK di Bali, Selasa (26/12/2017).

Pengurus Himpunan Hotel dan Restoran Indonesia menyampaikan adanya penurunan okupansi hotel sekitar 20%. Disampaikan juga siklus wisatawan dimana Januari sampai Maret masuk low season.

OJK juga mendukung pemerintah mengkampanyekan bahwa Bali aman untuk dikunjungi untuk wisata atau seminar/pertemuan. Wimboh teringat ketika masih menjadi Direktur Eksekutif IMF yang mendorong Bali sebagai tuan rumah Pertemuan tahunan IMF/World Bank di bulan Oktober 2018.
“Saya menghimbau untuk tidak ragu memilih Bali sebagai tempat pertemuan, baik yang berskala nasional maupun internasional”.

Dalam kesempatan ini, Ketua Dewan Komisioner OJK menyerahkan bantuan senilai Rp 1 Milyar bersumber dari OJK, Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN.

“Semoga ini dapat meringankan warga Karangasem yang masih harus bersabar mengingat masih belum tahu kapan musibah ini akan berakhir,” kata Wimboh Santoso.