INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menargetkan kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero bisa melayani 2 juta ibu rumah tangga prasejahtera produktif atau pelaku usaha mikro kecil menengah di seluruh Indonesia pada tahun 2017.

Advertisement

“Realisasi tahun ini tercapai, kami minta PNM Mekaar bisa melayani 2 juta ibu rumah tangga produktif diseluruh Indonesia,” kata Rini dalam Temu PNM Mekaar, yang dihadiri sekitar seribu Insan PNM Mekaar di Universitas  Pertamina, Jalan Teuku Nyak Arief,  Jakarta, Jumat (30/12/2016).

Kata Rini, Kementerian BUMN berkomitmen menyejahterakan masyarakat. Sebab itu melalui program Mekaar ini ditujukan bagi ibu-ibu rumah tangga agar dapat membantu meningkatkan taraf perekonomian keluarganya.

Advertisement

Kaum ibu merupakan kelompok paling sensitif terhadap kesejahteraan keluarga, terutama  untuk mengangkat perekonomian keluarga dan anak-anaknya. Program Mekaar akan menerapkan system tanggung renteng antar anggota kelompok. Dengan rata-rata per kelompok beranggotakan 15 sampai 30 orang.

“Ibu-ibu yang menjadi anggota program Mekaar ini harus saling menjaga, memperbaiki serta saling mendukung untuk mengembangkan usaha,” paparnya

Advertisement

Sementara itu, Direktur Utama PT PNM (persero) Parman Nataatmadja optimis mampu melayani ibu-ibu rumah tangga prasejahtera produktif hingga 2 juta dan menyalurkan dana hingga Rp 4 triliun.

“Saat ini 362 cabang sudah tersebar dan melayani hingga 2.000 kecamatan seluruh Indonesia dan telah membukukan penyaluran pembiayaan sekitar Rp 826 miliar,” ujar Parman

Advertisement

Sebagai informasi, Mekaar merupakan unit bisnis dari PNM yang memberikan jasa pembiayaan dengan plafon atau pinjaman dari Rp 2 juta hingga Rp 5 juta kepada setiap nasabah, tanpa memberikan jaminan.