INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) hingga saat ini,  telah meraih perolehan kontrak baru sebesar Rp 7,15triliun atau setara dengan 95,3% dari total target yang telah ditentukan yakni sebesar Rp 7,5triliun.
 
Maria Cesilia Hapsari Corporate Secretary & Investor Relations ACSET menjelaskan, hingga periode ini, ACSET telah mengantongi beberapa proyek di bidang fondasi dan infrastruktur.

Advertisement

"Per 5 Oktober 2017, ACSET kembali melakukan ekspansi bidang keahlian, spesifiknya di bidang pengerukan dan reklamasi. PT Dredging International Indonesia (DII) merupakan perusahaan ventura bersama yang dibentuk oleh ACSET dan Dredging International Asia Pacific Pte. Ltd., (DIAP)—anak perusahaan Dredging Environmental & Marine Engineering, NV (DEME) yang beroperasi di kawasan Asia Pasifik," kata dia di Jakarta, Senin (30/10/2017).

Ia merinci proyek yang dikantongi  yaitu Tol Layang Jakarta-Cikampek II, Tol Bakauheni-Sidomulyo dan Tol JORR II Ruas Kunciran-Serpong merupakan proyek-proyek yang dipercayakan kepada Perusahaan dalam sektor infrastruktur.

Advertisement

Sedangkan untuk sektor fondasi, Perusahaan telah mendapatkan proyek pengerjaan soil improvement di Batang, mixed-use developmentdi Kebon Sirih, pekerjaan bored-pile St. Regis, PLTU Jepara Unit 5 dan 6—PLTU yang 25% sahamnya dimiliki oleh anak perusahaan United Tractors—dan yang terbaru adalah proyek pengerjaan fondasi untuk Menara Tendean di kawasan Jakarta Selatan. Proporsi perolehan kontrak baru ACSET di sektor infrastruktur adalah sebesar 96% dan fondasi sebesar 4%.

Selain itu, ACSET juga masih mengerjakan beberapa proyek struktur prestisius seperti Apartemen West Vista, Indonesia 1, Thamrin Nine, Lot 28 SCBD dan Langham Lot 13 SCBD.

Advertisement

Per 5 Oktober 2017, ACSET kembali melakukan ekspansi bidang keahlian, spesifiknya di bidang pengerukan dan reklamasi. PT Dredging International Indonesia (DII) merupakan perusahaan ventura bersama yang dibentuk oleh ACSET dan Dredging International Asia Pacific Pte. Ltd., (DIAP)—anak perusahaan Dredging Environmental & Marine Engineering, NV (DEME) yang beroperasi di kawasan Asia Pasifik.

"Pembentukan ventura bersama ini ditujukan untuk mendukung aktivitas Perusahaan di bidang yang terkait dengan pekerjaan kelautan (marine works) dan memperluas keahlian ACSET untuk dapat semakin berkontribusi bagi pembangunan interkonektivitas antar pulau di tanah air," katanya.

Advertisement