INDUSTRY.co.id - Jakarta- Kondisi Gunung Agung, Karangasam, Bali, kini menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana mengatakan statusnya sampai saat ini, aman.
"Gunung Agung, sampai saat ini Bali aman. Dan kami juga sudah berkali-kali rapat dengan Badan Pusat Vulkanologi. Tetapi, mereka masih belum tahu kapan Gunung Agung akan meletus," katanya di Jakarta, Senin, (16/10/2017).
Ia juga mengungkapkan bahwa adapun daerah yang berdampak langsung akan letusan ini mulai dari jarak sembilan kilometer hingga 12 kilometer. "Dan, menurutnya Bandara Ngurah Rai letaknya hanya 85 kilometer dan artinya itu jauh dari letusan dari Gunung Agung," kata dia.
Sementara, menurut Badan Pusat Vulkanologi mengungkapkan kepada Pitana, bahwa mulI dari bulan ini, hingga Desember arah mata angin akan ke timur laut. "Yang artinya, jika akan terjadi letusan maka, debu vulkanik akan mengarab ke Pulau Madura, sehingga bandara Ngurah rai yang letaknya di selatan, menurut mereka akan aman," sambungnya.
Pitana mengungkapkan, untuk mengatasi hal-hal tentang mitigasi, sejak tiga minggu lalu. Pihaknya sepakat dengan Pemda Bali untuk membangun pos, yang bernama Bali Tourism Hospitality. "Dengan dibangun ini, nantinya akan kami tugaskan untuk update dua kali sehari pada saat pagi dan sore," ungkapnya.
Menurut prediksi Pitana, bahwa jika Gunung Agung meletus, Ia mengatakan jika gerakan angin ke arah timur, maka wisatatawan akan diarahkan ke Jogja dan Surabaya. "Tetapi, sayangnya menurut prediksi Saya, akan ada 60 ribu room/night yang akan dicancel atau turun hingga akhir tahun," kata Pitana.