Indonesia Makin Tancapkan Kuku di Kancah Perdagangan Global

Oleh : Herry Barus | Kamis, 12 Oktober 2017 - 08:45 WIB

Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita
Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita

INDUSTRY.co.id - Serpong- Menteri Perdagangan Engartiasto Lukita yakin Indonesia siap menjadi mitra penyedia sumber daya yang berkesinambungan bagi pelaku usaha dunia, yang ingin semakin menancapkan kuku di kancah perdagangan global.

"Fokus utama TEI adalah transaksi business-to-business yang bersifat jangka panjang dan bertaraf internasional. Tujuan akhir dari penyelenggaraan TEI adalah untuk meningkatkan ekspor Indonesia di kancah perdagangan internasional," demikian Mendag ditemui awak media di Trade Expo Indonesia ke-32 tahun 2017 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Provinsi Banten, pada Rabu (11/10/2017)


TEI 2017 digelar selama lima hari, yaitu pada 11-15 Oktober 2017. Menurut Mendag, panitia TEI telah menjadwalkan sekitar 33 penandatanganan kontrak dagang buying mission selama TEI berlangsung.

Kontrak dagang berasal antara lain dari Arab Saudi, Malaysia, Mesir, Australia, Thailand, India, Brasil, Inggris dan Amerika Serikat.

Perkiraan total nilai kontrak dagang adalah sekitar 223,23 juta dolar AS. Untuk penandatanganan pada hari pertama, kontrak dagang tercatat senilai 16,07 juta dolar. Pada hari kedua, kontrak dagang membukukan nilai transaksi 154,82 juta dolar. Sementara itu, pada hari ketiga perkiraan nilai kontrak sebesar 47,25 juta dolar, dan pada hari keempat 5,10 juta dolar.

"Nilai ini tentunya akan terus bertambah pada saat penyelenggaraan, bahkan setelah TEI,"kata Mendag.

Mendag juga menyampaikan bahwa calon pembeli terbanyak yang telah mendaftar untuk mengunjungi TEI antara lain datang dari Nigeria, Arab Saudi, India, Pakistan, Bangladesh, Belanda, Malaysia, Afghanistan, dan Australia.

"Hingga tanggal 10 Oktober 2017 ada 7.084 permintaan terhadap produk Indonesia pada TEI 2017. Permintaan terbesar sejauh ini adalah untuk produk makanan dan minuman; produk dan jasa manufaktur; serta furnitur, furnis, dan furnitur taman," jelas Enggartiasto.

Mendag menambahkan pada TEI 2017 sangat fokus mendatangkan "buyer" mancanegara. Untuk itu, Kemendag bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri melalui 132 kantor perwakilan di luar negeri, 23 atase perdagangan, 19 kantor Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), satu Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia, serta 1 Konsul Perdagangan maupun KAadin negara-negara sahabat dalam menyebarluaskan informasi tentang penyelenggaraan TEI di mancanegara.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan, dalam lawatannya ke Jayapura

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 19:15 WIB

KemenkopUKM Pacu Koperasi dan UKM di Papua Melek Digital

KemenkopUKM mendorong agar pelaku koperasi dan UMKM bisa melek digital dalam mempromosikan produk dan layanannya sehingga pangsa pasarnya lebih luas.

Mendikbud Nadiem Anwar Makarim

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 18:59 WIB

Terbitkan Kurikulum Darurat, Menteri Nadiem: Guru Tak Harus Lagi Kerja 24 Jam Tatap Muka dalam Seminggu

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menerbitkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum pada Satuan…

Ilustrasi Kawasan Pariwisata

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 17:30 WIB

Halo Pak Wishnutama! Industri Pariwisata Terpuruk, Komisi X: Belum Bisa Pulih Karena Kebijakan Sepotong-sepotong

Terpuruknya sektor industri pariwisata akibat wabah virus Corona (Covid-19) , belum bisa cepat pulih karena pemerintah sendiri belum memiliki kebijakan komprehensif. Wakil Ketua Komisi X DPR…

Petani sedang menanam padi

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:45 WIB

Kuartal III 2020, Pertanian Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II tahun 2020 minus 5,32%. Hal ini membuat Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan prihatin. Ia berharap pemerintah segera tanggap mengambil langkah…

Pabrik Mercedez Benz Bogor

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:10 WIB

Keren! Karyawan Mercedes-Benz Indonesia 'Patungan' Bantu Warga Sekitar Areal Pabrik di Bogor

Sebagai upaya membantu meringankan beban akibat dari pandemi COVID-19, karyawan Mercedes-Benz Indonesia kembali mengulurkan tangan dan bergotong royong dengan mengadakan aksi sosial program…