INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT M Cash Integrasi Tbk akan melakukan penawaran umum saham perdananya di Bursa Efek Indonesia pada 31 Oktober 2017. Dalam penawaran perdana public ini, perseroan menawarkan sampai dengan 216,9 juta saham baru atau setara 25 persen dari modal disetor, dengan harga IPO berkisar antara Rp 1.300/saham sampai dengan Rp 1.450/ saham.

Advertisement

Perseroan juga telah menunjuk PT Kresna Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek utama dari IPO tersebut.

“Kita bidik dana segar dari IPO sekitar Rp 282 miliar hingga Rp 314 miliar,” kata Direktur Utama MCI, Martin Suharlie dalam paparan publilknya di Jakarta, Jumat (6/10/2017).

Advertisement

Ia menjelaskan, dana IPO akan digunakan untuk ekspansi dan modal kerja. MCI akan memperbanyak kios digital pada pasar tradisional dengan komposisi 80 persen dan sisanya modern channel . “Tahun ini 1.000 kios dan 10.000 kios pada tahun 2020,” pungkasnya

Pihaknya menyakini harga yang ditawarkan akan diminati investor. Hal ini terlihat dari roadshow yang dilakukan MCI di Hongkong, Singapura, dan Jakarta dan sampai saat ini permintaan yang telah masuk mencapai 7,2 kali dari yang ditawarkan.

Advertisement

Sementara itu, Michael Steven, Presiden Komisaris MCI menyatakan bahwa MCI mampu menghadirkan suatu teknologi sederhana namun mampu memberikan dampak social yang besar karena dapat memenuhi kebutuhan unbanked population yang mencapai 80 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

“IPO ini merupakan langkah awal perseroan untuk mewujudkan visinya sebagai digital distribution champion di Indonesia,” ujar dia

Advertisement

Sebagai informasi, MCI mengembangkan suatu kios digital pertama di Indonesia, yang mampu mengeluarkan berbagai jenis kartu fisik, termasuk mobile SIM dan e-money dengan registrasi secara otomatis, tanpa perlu menggunakan rekening perbankan.