INDUSTRY.co.id -Jakarta - Maskapai penerbangan bertarif rendah, PT Citilink Indonesia (Citilink) mendapatkan fasilitas kredit sebesar US$15 juta dari induk usahanya PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA).

Advertisement

Pinjaman tersebut diperoleh setelah Citilink bersama Garuda Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian pinjaman pada 29 September 2017 lalu.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Helmi Imam Satriyono mengatakan, pinjaman tersebut memiliki tenor 13 bulan sejak penandatanganan perjanjian dilaksanakan.

Advertisement

"Transaksi tersebut untuk memperkuat struktur permodalan Citillink di tengah persaingan industri penerbangan yang sangat kompetitif khususnya segmen Low Cost Carrier (LCC)," katanya, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, di Jakarta, Selasa (3/10/2017).

Helmi berharap, dengan adanya transaksi tersebut anak usahanya dapat membuat Citilink menjadi lebih kokoh dari sisi permodalan dan dapat menjadi lebih kompetitif dalam menghadapi persaingan ke depannya.

Advertisement

"Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi yang dikecualikan dari kewajiban untuk mengumumkan keterbukaan informasi kepada masyarakat karena merupakan transaksi perseroan dengan perusahaan terkendali yang saham atau modalnya dimiliki secara langsung ataupun tidak langsung paling kurang 99% oleh perseroan," ungkapnya.

Ditahun ini, Manajemen Citilink memproyeksikan peningkatan pendapatan end salary sekitar 15%. Pertumbuhan tersebut diharapkan terjadi setelah kerjasama antara Citilink dengan perusahaan e-commerce JD.ID beberapa bulan lalu.

Advertisement