INDUSTRY.co.id - Jakarta_PT Sri Rejeki Isman Tbk berhasil mencatatkan  peningkatan laba periode berjalan sekitar 26% pada semester 1-2017, jika dibandingkan dengan laba periode berjalan tahun lalu, dari US$26,7 juta menjadi US$33,6 juta. Termasuk penjualan juga tumbuh 8%.

Advertisement

Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk. Iwan Setiawan Lukminto menyatakan perusahaannya mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 8% jika dibandingkan dengan semester sebelumnya, yaitu dari US$371 juta menjadi US$400 juta.

“Sedangkan peningkatan total aset perusahaan selama semester I tahun ini mencapai 11,93% jika dibandingkan dengan total aset perusahaan pada semester sebelumnya, yang nilainya mencapai sekitar US$1 miliar,” jelasnya di Jakarta, Senin (2/10/2017).

Advertisement

Laporan keuangan konsolidasi perusahaan semester I menunjukkan bahwa total aset perusahaan pada semester I tahun ini mencapai sekitar US$1 miliar, yang terdiri dari US$510 juta aset lancar dan US$549 juta aset tidak lancar.

Sedangkan pada semester sebelumnya PT Sri Rejeki Isman Tbk tercatat mempunyai aset total sebesar US$947 juta. Iwan mengungkapkan bahwa kinerja positif perusahaan pada semester tahun ini dipicu oleh penerapan beberapa strategi perusahaan antara lain seperti normalisasi kapasitas produk baru, efisiensi operasional dan produksi, serta inovasi produk bernilai tambah.

Advertisement

Saat ini, kata Iwan Setiawan, berbagai produk SRITEX Group mulai dari benang, kain Greige, kain jadi, produk Fashion, seragam Korporasi/Instansi Pemerintah, seragam TNI/POLRI serta seragam Militer telah merambah ke lebih dari 100 negara di dunia. Pengembangan produk – produk baru yang bernilai tambah, juga akan terus kami lakukan untuk memberikan produk terbaik yang menjadi kebutuhan para pelanggan perusahaan. “SRITEX Group terus mengembangkan dan melakukan penelitian yang berteknologi tinggi sehingga menghasilkan produk unggulan yang mempunyai kemampuan seperti anti air, anti noda, anti api, anti-infrared, anti serangga, anti peluru, dan anti radiasi,” jelasnya. 

Advertisement