INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) akan mengambangkan layanan pengangkutan logistik yang selama ini hanya berfokus di angkutan penumpang.

Advertisement

"Kita punyanya angkutan penumpang RoRo, belum punya yang spesifikasi angkutan logistik," Direktur ASDP Faik Fahmi saat ditemui awak media di Jakarta, Jumat (29/9/2017)

Dia mengatakan langkah pengembangan bisnis tersebut juga salah satu upaya untuk membantu pemerintah dalam mengurangi kepadatan pengangkutan barang lewat jalur darat.

Advertisement

"ASDP tengah berencana untuk mengangkut truk logistik untuk mengurangi kepadatan jalan raya, karena saat ini dalam sehari ada 12.000 truk melintas di jalan raya," katanya.

Karena itu, Faik mengatakan pihaknya tengah mengupayakan angkutan logistik bisa dipindahkan ke jalur laut.

Advertisement

Saat ini yang sudah berjalan, yaitu Lembar-Surabaya mulai 1 Desember 2016.

Untuk mendukung realisasi bisnis tersebut, Faik menuturkan bahwa pihaknya tengah berencana dalam pengadaan 54 kapal dalam lima tahun ke depan.

Advertisement

Rinciannya, 26 kapal untuk komersial dan 28 unit kapal renovasi, satu unit di bawah 1.000 Gross Tonnage (GT), 18 unit 1.000-3.000 GT dan tujuh unit di atas 5.000 GT.

Sebanyak 18 kapal dari alokasi kapal tersebut berkapasitas 1.000-3.000 GT, yaitu diperuntukkan untuk angkutan logistik.

Adapun, investasi yang dibutuhkan untuk pengadaan kapal per tahunnya sekitar Rp600-700 miliar.

Sementara itu, untuk pembiayaan pelabuhan yaitu Rp400 miliar dari total belanja modal 2017 Rp1,9 triliun.