Rerata Harga Timah Ekspor Periode September 2017 Naik 6,50 Persen

Oleh : Hariyanto | Jumat, 29 September 2017 - 17:20 WIB

Ilustrasi Timah (Ist)
Ilustrasi Timah (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Indonesia Commodity and Derivative Exchange- ICDX mencatatkan timah ekspor pada penutupan perdagangan pukul 16.00 WIB, Jumat (29/09), berada di level US$ 20.850 per ton.

Dikutip dari keterbukaan informasi ICDX, Jumat (29/9/2017), harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 50 poin dari perdagangan Kamis (28/9/2017) yang di posisi US$ 20.800 per ton untuk varian TINPB300.

Sementara itu, volume transaksi para pelaku timah ekspor anggota ICDX pada perdagangan Jumat (29/09) yakni sebanyak 43 lot hanya untuk varian TINPB300.

Dengan berakhirnya masa perdagangan periode September 2017, total volume transaksi timah ekspor ICDX yakni sebanyak 1.373 lot. Lebih rendah 320 lot dibandingkan periode yang sama di tahun 2016 yang mencapai 1.503 lot.

Namun demikian, harga rata-rata timah eskpor ICDX pada periode September 2017 mengalami kenaikan dikisaran US$ 20.723 per ton dengan masa perdagangan selama 18 hari.

Sedangkan di bulan September 2016, rerata harga timah hanya dikisaran US$ 19.457 per ton dengan masa perdagangan 20 hari. Artinya, pada periode September 2017 rerata harga timah mengalami kenaikan sebesar 6,50 % dibandingkan periode yang sama di tahun 2016.

Di sisi lain, harga terbaik timah ekspor ICDX pada periode September 2017 terjadi pada perdagangan tanggal 25 September 2017, yakni di posisi US$ 21.000 per ton untuk varian TIN4NINE. Sedangkan di tahun 2016, lalu, tepatnya 09 September 2016, TIN4NINE hanya berada di level US$ 20.000 per ton.

Menguatnya harga timah ekspor ICDX pada periode September 2017, disinyalir karena membaiknya perekonomian dunia khususnya negara-negara industri produsen produk-produk elektronik. Tren penguatan harga timah ekspor diperkirakan akan terus berlangsung hingga akhir tahun 2017.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dompet Dhuafa Bersama Masyarakat Lawan Virus Corona

Sabtu, 28 Maret 2020 - 18:00 WIB

Dompet Dhuafa Bersama Masyarakat Lawan Virus Corona

Banyaknya korban yang berjatuhan membuat petugas medis harus selalu siap siaga untuk merawat pasien yang terinfeksi virus corona.Melihat semakin banyak pasien yang terinfeksi, petugas medis…

Oscar Darmawan CEO Indodax

Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:25 WIB

CEO Indodax Sebut Industri Trading Platform Aset Kripto tidak Terpengaruh oleh Corona

Trading platform merupakan industri yang tidak terkena dampak oleh corona. Situasi Corona ini justru membuat untung trader dan investornya. Ini menandakan bahwa bitcoin merupakan aset yang aman…

BSMI akan Bangun RS Lapangan dan Ambulans untuk Cegah Virus Corona

Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:00 WIB

BSMI akan Bangun RS Lapangan dan Ambulans untuk Cegah Virus Corona

Data Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif terinfeksi virus COVID-19 terus bertambah. Kapasitas RS Rujukan dikhawatirkan kewalahan menampung PDP maupun pasien positif terinfeksi COVID-19.

Teknologi Tungku Sanira

Sabtu, 28 Maret 2020 - 16:57 WIB

Dukung Pengelolaan Sampah Permukiman, Kementerian PUPR Kembangkan Teknologi Tungku Sanira

Tingkat volume sampah yang tinggi, khususnya di kawasan perkotaan mendorong Kementerian PUPR untuk terus mengembangkan teknologi tepat guna yang ramah lingkungan dalam mengatasi permasalah sampah.…

Coca-Cola Amatil Indonesia (Foto Humas)

Sabtu, 28 Maret 2020 - 16:45 WIB

Perluas Strategi Bisnis, Amatil X Jalin Kerjasama Dengan Kargo Technologies

Kargo Technologies akan mendukung upaya Amatil Indonesia untuk mengoptimalkan kapabilitas logistiknya, melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi pada beberapa rute angkutan truk utamanya.