INDUSTRY.co.id - Jawa Barat-Umat Islam terus melanjutkan kepeduliannya terhadap Muslim Rohingya yang tertindas oleh rezim Myanmar. Etnis ini seakan ingin dihilangkan dari muka bumi, berupa pembunuhan, pembakaran dan pengusiran dari wilayah mereka.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membentuk program Jabar Peduli Rohingya degan menggandeng lembaga zakat pemerintah dan swasta.
“Pemerintah Provinsi dan Baznas Jawa Barat menggandeng Rumah Zakat dalam realisasi program Jabar Peduli Rohingya ini. Kolaborasi dan aliansi kemanusiaan ini penting untuk bisa digarap dalam jangka panjang. Dimulai dari Jawa Barat, Indonesia, dan dunia, harapannya tragedi kemanusiaan ini bisa segera dihentikan,” jelas Ahmad Heryawan di Jawa Barat, Senin (18/9/2017).
Ia katakan, gerakan Jawa Barat Peduli ini merupakan bagian seruan pada dunia internasional, bahwa kita harus bersama-sama meringankan beban warga Rohingya yang ditindas. Mereka kehilangan hak-haknya sebagai warga negara, bahkan sebagai manusia. Oleh karena itu, bantuan harus diberikan dalam berbagai aspek agar komprehensif,” jelas Ahmad Heryawan.
Noor Yahya, Chief Program Officer Rumah Zakat memberikan penjelasan bahwa selain pengungsi yang diperkirakan mencapai 370.000 orang sejak 25 Agustus 2017 lalu, kondisi pendukuk muslim Rohingya di internal Myanmar pun perlu jadi perhatian karena mereka dibatasi ruang gerak dan suplai sumber dayanya.
Hasil dari penggalangan dana Jawa Barat Peduli Rohingya ini didistribusikan melalui rangkaian program kemanusiaan untuk warga Rohingya di Myanmar dan Bangladesh, yang dikelola oleh Rumah Zakat. Penyerahan dana Jawa Barat Peduli Rohingya dilakukan di Masjid Al Muttaqin, Gedung Sate, Bandung, pada Senin (18/9) pagi langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan.