INDUSTRY.co.id - Jakarta-Nilai tukar rupiah menguat sejak akhir 2016 yang berada di level Rp13.436 per dollar AS (menurut kurs JISDOR BI) ke Rp13.351 per dollar AS akhir Agustus 2017.

Advertisement

Namun, cenderung bergerak stabil di kisaran Rp13.200-Rp13.500 per dollar AS sejak awal tahun 2017 sampai dengan saat ini.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Perindustrian, Johnny Darmawan menilai kurs rupiah masih ideal bagi pengusaha saat ini, yaitu berada di level Rp13.000-Rp13.300 per dollar AS.

Advertisement

Meski demikian, Johnny sendiri menginginkan rupiah bisa ke level Rp12.500-Rp12.600 per dollar AS saat rupiah mengalami penguatan di awal tahun 2016.

"Menurut saya, berdasarkan pengamatan dulu, ekuilibriumnya bisa mencapai Rp 12.500. Tetapi kan sudah kejadian saat ini rupiah di level Rp 13.300. Mungkin ekuilibriumnya sekarang di level itu," kata Johnny melalui keterangan tertulisnya di Jakarta (13/9/2017).

Advertisement

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, saat ini pengusaha juga masih bisa mentoleransi kurs rupiah di tahun depan yang sedikit melemah, yaitu sebesar Rp13.400 per dollar AS berdasarkan hasil kesepakatan antara pemerintah dan Komisi XI DPR. Jika lebih lemah dari itu pengusaha pasti kelimpungan.

"Itu pasti sudah ada hitungan, inflasi berapa, tekanan eksternal gimana. Tetapi paling tidak ada kepastian," pungkasnya.

Advertisement