INDUSTRY.co.id - JAKARTA - Perang komentar antara dua miliarder kripto dan teknologi memanas di media sosial. Pendiri Binance, Changpeng Zhao alias CZ, meminta Elon Musk berhenti menge-troll bursanya yang baru saja menjadi korban peretasan senilai US$6,3 miliar atau sekitar Rp114 triliun, sambil mengingatkan bahwa Binance menyimpan saham bisnis SpaceX senilai lebih dari US$1 miliar.

“Elon, have a lot of respect for you, but bad time to troll. Please stop,” tulis CZ di X, merespons sejumlah unggahan Elon Musk yang dinilai menyindir insiden peretasan terbesar dalam sejarah industri kripto tersebut.

Keributan bermula setelah Binance mengungkap peretasan besar-besaran pada Kamis (29/10/2026). Elon Musk, yang dikenal sering berkomentar blak-blakan di X, membalas laporan peretasan itu dengan sederet emoji tertawa hingga meringis. Ia juga menulis kalimat “Everyday is Zeroday” yang merujuk pada celah keamanan yang dimanfaatkan peretas sebelum sempat ditambal.

Sindiran paling tajam justru muncul di unggahan lain. Sehari sebelum insiden Binance diungkap, CZ sempat memperingatkan publik agar berhati-hati terhadap lampiran email berbahaya yang bisa mengompromikan perangkat. Musk membalas peringatan itu dengan emoji api dan tertawa — sebuah ironi, karena Binance kemudian justru disebut-sebut jatuh lewat perangkat seorang insinyur yang dikompromikan.

CZ lalu mengeluarkan respons panjang yang menyinggung hubungan finansial kedua belah pihak. “Our SPCX shares (from our $500m investment in your Twitter takeover) are worth more than a billion. Would appreciate if you show a little support. Thanks!” tulisnya. Investasi Binance senilai US$500 juta (sekitar Rp9,1 triliun) pada akuisisi Twitter oleh Musk kini berubah menjadi saham SPCX yang nilainya melonjak menjadi lebih dari US$1 miliar atau sekitar Rp18 triliun, seiring valuasi SpaceX yang menembus kisaran US$2 triliun.

Rekan pendiri Binance, Yi He, menegaskan bahwa bursa tersebut mampu menutup kerugian akibat peretasan tanpa harus menjual kepemilikan saham yang terkait dengan SpaceX. Sementara itu, investigasi insiden masih berjalan, dengan para penyidik mencurigai keterlibatan kelompok peretas yang diduga disponsori Korea Utara, TraderTraitor. Binance sebelumnya menangguhkan seluruh deposit dan penarikan, dan sekitar US$3 miliar aset kripto telah berhasil dibekukan di blockchain.

Ini bukan kali pertama Musk dan CZ bersitegang di media sosial. Pada November 2021, Binance pernah menangguhkan penarikan Dogecoin akibat gangguan dompet, langkah yang disebut Musk sebagai “shady”. CZ kala itu membalas dengan menyindir penarikan kembali hampir 12.000 kendaraan Tesla di Amerika Serikat akibat masalah perangkat lunak dan keras.

Dampak peretasan terhadap pasar kripto masih terasa. Harga bitcoin sempat anjlok sekitar 5 persen hingga menyentuh kisaran di bawah US$77.000 setelah insiden diungkap ke publik. Pada akhir pekan lalu, bitcoin diperdagangkan di sekitar US$78.259 atau menguat tipis 1,03 persen. Binance sendiri mengelola aset senilai sekitar US$155 miliar dan tetap menjadi bursa kripto terbesar dunia meski kepercayaan investor ritel kini diuji.