INDUSTRY.co.id - JAKARTA, Sebanyak 65 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahap pertama telah beroperasi. Sementara 35 lokasi tahap berikutnya telah mencapai progres 94,53 persen per 2 Oktober 2026.

Hingga 28 September 2026, sebanyak 24 lokasi KNMP tahap 1 tahun 2025 telah melakukan pengiriman hasil perikanan dengan volume mencapai 636 ton atau senilai Rp 17,41 miliar.

Pembangunan 65 lokasi awal juga menyerap 17.550 tenaga kerja, mencakup tenaga konstruksi, nelayan, dan tenaga operasional.

Juru Bicara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ayu Rahmawati mengatakan, di 2 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, perjuangan untuk menyejahterakan kehidupan masyarakat pesisir akan terus dilanjutkan dengan target 5.000 kampung nelayan rampung hingga 2029.

"Dengan memastikan bahwa fasilitas benar-benar beroperasi, perluas pasar, menjaga mutu ikan, dan menambah kegiatan ekonomi," ujar Ayu.

Pemerintah juga telah membuka 5.476 formasi pengelola KNMP melalui PT Agrinas Jaladri Nusantara. Pemerintah kini memperluas skala program dengan target mencapai 5.000 kampung hingga 2029.

Pada tahun 2026, sebanyak 1.269 kampung dibangun dengan melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Menurut KKP, ukuran keberhasilan KNMP bukan sekadar jumlah bangunan, tetapi apakah fasilitas benar-benar beroperasi, memperluas pasar, menjaga mutu ikan, dan menambah kegiatan ekonomi di pesisir.