INDUSTRY.co.id - Jakarta – Kompetisi AI Open Innovation Challenge 2026 sukses melahirkan sejumlah talenta muda dengan inovasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menjawab persoalan industri hingga perkotaan.
Ajang yang mengusung tema “Preparing Future AI Talent for Industry” ini mencapai puncaknya di President Lounge, Menara Batavia, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Kompetisi hasil kolaborasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Pemprov DKI Jakarta, PT Jababeka Tbk, President University, dan Fabrication Laboratory President University tersebut diikuti 1.560 peserta sejak pendaftaran dibuka pada 15 April 2026.
Setelah melalui proses seleksi, terpilih 20 tim finalis yang terdiri dari 11 tim kategori SMA/SMK dan sembilan tim kategori mahasiswa dan umum.
Para finalis ditantang mengembangkan solusi AI untuk berbagai persoalan nyata, mulai dari manufaktur, retail, logistik, e-commerce, sertifikasi, kepabeanan, pengelolaan sampah hingga manajemen lalu lintas.
Ketua Panitia AI Open Innovation Challenge 2026, Prof. Erwin Parasian Sitompul mengatakan, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang menghasilkan ide, tetapi juga mempertemukan talenta AI dengan kebutuhan nyata dunia industri.
Sementara itu, perwakilan Kemenko Perekonomian, Suparjo, menegaskan Indonesia perlu bertransformasi menjadi produsen inovasi dan pusat pengembangan AI di tengah pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Pemprov DKI Jakarta juga berencana mendorong tindak lanjut inovasi melalui business matching dan peluang uji coba solusi bersama dinas terkait.
Daftar Pemenang AI Open Innovation Challenge 2026
Berikut daftar lengkap pemenang AI Open Innovation Challenge 2026 berdasarkan kategori dan sektor:
Juara Umum Sektor Industri
Manusia Tak Pakai AI akan Kalah, anggota tim: Raihan Putra Kirana, Hilfani Rayyanne Subagio, Muhammad Abyan Putra Wibowo, Husni Abdillah Ray, Steven Lie Wibowo
Sektor Industri
1. Kategori SMA
● Juara 1: Pasti Menang (Mario William Widjaja, Muhammad Arfa Kaisar Givan, Calasanctius Jovandy Chrysanthus Pardede)
● Juara 2: CargoArch AI (Rafa Putra Ro'uf, Muhammad Saif Zuhairi, Aqil Afzal Alfarisi, Farsya Naufal Rahmandika)
● Juara 3: Quasarian Radr-Lyon Dynasty (Justin Raditya Rizki, Arsene Matthew Ezar Naftali, Nabiil Alrilo Zhafran Tarigan)
2. Kategori Umum
● Juara 1: Manusia Tak Pakai AI akan Kalah (Raihan Putra Kirana, Hilfani Rayyanne Subagio, Muhammad Abyan Putra Wibowo, Husni Abdillah Ray, Steven Lie Wibowo)
● Juara 2: Rojali (I Gede Wira Pratama, Anisa Nirwana, Fransiscus Tito Christanto)
● Juara 3: Ada Pokemon Blonde (Pauline Felicia Tiara, Wiewien Tancaniago, Zikra Rachma Zeity)
3. Sektor Traffic Management
● Juara 1: Lumitech (Mohammad Hervin Abydzar Hakim, Rafael Lorenzo, Muhammad Raya Ar Rizki, Dhifan Razaqa)
● Juara 2: Vista (Muhamad Yusuf, Putri Mahardika Dewi, Rafi Firli Brilian, Alvariz Syadiqa, Putri Miranda Hutabarat)
● Juara 3: Problem Solver (Amelia Cahya Anggraeni, Bayu Indra Pratama, Muhammad Khalifa Aisy Hafiy, Rakan Shaka Raufa, Hasby Wira Al Muflih)
4. Sektor Waste Management
● Juara 1: AI Engineer 94 Jakarta (Muhammad Bintang Edyas, Aqsho Izdiharudin, Fawwaz Muzakki, Ahmad Rasya Ali, Muhammad Adnan Nursam)
● Juara 2: Sekawan Engineer (Muhammad Naufal Rafa Al As'ad, Amadeus Xavier Enoch, Aditya Pratama Putra, Agung Dwi Saputra)
● Juara 3: JWIS (Dwiky Candra, Indriyani Putri Dwi Irianto, Muhammad Muqorrobin Al Anshori, Gesang Hemas Bayu Sekti, Ezekiel Benedict Felice)
Awards
1. AI ETHICS AWARD : Alchemy (Muhammad Fahran, Abdi Fhilipus Tampubolon, M. Fadhil Al Fariz, Haniyah Nesya Ardhana)
2. HUMAN-AI COLLABORATION AWARD: Aselole (Aaron Nathanael, Fakhri Laksmana Zulkarnain, Rasyad Ramadhan Putra, Gede Saka Kenzie Narendra, Keandre Bhakti Mahardika Purba)
3. PROCESS OPTIMIZATION AWARD : Last Minute (Dimas Lintar Ramadhan, Diva Clara Rosiana Marpaung, Maulidah Barakbah, Naila Atikah Isnaeni, Natasya Nurfadila)
4. SYSTEM INTEGRATION AWARD: Nangulub (Emmanuel Joaquin Natorang, Muhammad Fakhri Muzzaki, I Gusti Ngurah Ganendra Abhiseka, Darryl Valentino Sepfa Ramadhan, Muhammad Azzam)
,5. DECISION SUPPORT AWARD: SmartLine Automation (Muhammad Putra Nugraha, Taufik Nur Rohman, Rahma Aulia, Lukita Falensia Marjan)
6. INDUSTRY POTENTIAL AWARD: Axion Labs (Radithya Putra Aryasatya, Axel Rafif Saputra, Arkan Pradhana Heryanto)
7. GROWTH POTENTIAL AWARD: Golden Syphon (Nadia Zahra, Farah Nada Azzura, Nadira Ariandaru Cahyaningtyas)
8. PROTOTYPE DEMO AWARD: Idioteque (Azzam Mujahid Rabbani, Chalisa Izzaty Anwar, Athalla Ardastra Wicaksono, Hilman Hammani Hidayat, Chesta Maheswara Somalinggi)
Penilaian dilakukan oleh dewan juri dari unsur pemerintah, akademisi, asosiasi, serta praktisi industri dengan mempertimbangkan inovasi, kualitas teknis, relevansi solusi, dan potensi implementasi.
Melalui kompetisi ini, Jababeka dan President University berharap inovasi yang dihasilkan tidak berhenti sebagai prototipe, tetapi dapat dikembangkan menjadi solusi nyata bagi kebutuhan industri dan masyarakat.